JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Kamis (20/02/25) sekitar pukul 10.00 Wita – Selesai bertempat di Istana Negara Jakarta melantik dan mengambil sumpah Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Se Indonesia.
Para Kepala Daerah yang dilantik dan diambil sumpah tersebut merupakan Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak tahun 2024 dengan masa bhakti tahun 2025-2030.
Berada di gerbong pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Dompu terpilih, Bambang Firdaus, SE dan Syirajuddin, SH, menjadi salah satu dari Pasangan Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak tahun 2024.
Mengenakan pakaian resmi sebagai Bupati dan Wakil Bupati dengan lambang Garuda didada Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Bambang Firdaus, SE dan Syirajuddin, SH berada diantara Para Kepala Daerah Se Indonesia yang dilantik dan diambil sumpahnya.
Digelarnya acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Daerah, Bupati Bambang Firdaus, SE dan Wakil Bupati, Syirajuddin, SH menjadi nakhoda baru bagi daerah Kabupaten ber-mottokan Nggahi Rawi Pahu ini.
Dikurun waktu lima tahun kedepan Bupati dan Wakil Bupati, Bambang Firdaus dan Syirajuddin yang dikenal dengan “Jargon Dompu Maju” sesuai amanat Undang-undang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah akan merencanakan dan melaksanakan berbagai program dan kegiatan pembangunan yang berupaya mensejahterakan masyarakat Dompu pada khususnya.
Dalam arahannya Presiden Prabowo Subianto mengingatkan Para Kepala Daerah yang baru dilantik dan diambil sumpahnya bahwa tugasnya adalah melayani masyarakat.
Menurut Presiden Prabowo melayani dan memperjuangkan kepentingan masyarakat menjadi tugas para Kepala daerah oleh karenanya sudah sewajarnya Para Kepala Daerah mengabdi dan berbuat untuk melayani masyarakat.
“Walau Para Kepala Daerah berasal dari Partai dan Agama yang berbeda tugas utamanya adalah melayani kepentingan masyarakat”, tegas Presiden Prabowo.
Banyak harapan yang titip masyarakat Bumi Nggahi Rawi Pahu atas pelantikan Bambang Firdaus – Syirajuddin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Dompu yakni, semakin tingginya perputaran ekonomi masyarakat dengan terus terbukanya lapangan kerja dan terciptanya ketertiban dan keindahan kota.
Dompu merupakan salah satu kota yang semprawut di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Maka dibutuhkan pemimpin yang berani membuat perubahan untuk menertibkan kesemrawutan yang dibuat oleh para pedagang kaki lima (PKL) di Dompu.
Trotoar di sepanjang jalan di kota Dompu semuanya dimanfaatkan oleh PKL untuk berjualan. Bahkan di areal Masjid Agung, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), terlebih lagi di gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun di Pendopo Bupati Dompu, sudah dimanfaatkab PKL untuk berjualan.
“pemandangan seperti ini tidak pernah ditemukan di daerah Kabupaten tetatngga seperti di Kabupaten Bima, Kota Bima, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), demikian juga di pulau Lombok. Yang semrawut begini hanya ditemukakn di Dompu,” ungkap Ilyas Jakariah salah seorang tokoh masyarakat di Kabupaten Dompu. (adv)










