DOMPU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu tetap komit untuk terus melakukan berbagai upaya untuk menekan dan mengentaskan kasus stunting di semua wilayah di daerah ini. Bahkan Pemkab tetap menghimbau kepada semua elemen untuk ikut mengambil bagian karena penanganan stunting tidak hanya bisa dilakukan oleh satu pihak akan tetapi dibutuhkan kolaborasi semua pihak.
“Kabupaten Dompu berdasarkan data pengukuran stunting tahun 2024 mengalami peningkatan, terkait hal itu kami diundang Pemprov untuk membicarakan penanganan stunting di daerah. Setelah kegiatan 17-an Agustus ini, kita akan rapatkan bersama dinas teknis,” kata Syirajuddin kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis 07/08/2025
Terkait adanya data tentang terjadinya peningkatan data kasus stunting di Dompu tahun 2024, Syirajuddin menekankan akan pentingnya data sebagai pedoman dalam penanganannya. Untuk menangani stunting harus diawali dengan data yang benar dengan kriteria yang jelas. Sehingga bisa ditentukan arah dan kebijakan yang tepat dalam penanganannya.
“Untuk penanganan stunting ini, ada beberapa dinas teknis seperti Dinas Kesehatan, DPPKB dan lainnya. Itu akan kita bahas bersama, sehingga bisa menentukan strategi yang tepat. Kita juga akan evaluasi strategi yang dijalankan selama ini, jika belum tepat akan diperbaiki,” ungkapnya.
Termasuk pelibatan desa secara aktif melalui APBDes-nya, program Orang Tuas Asuh (OTA), program makan bergizi gratis (BMG) melalui Badan Gizi Nasional, dan lainnya. “Ini yang perlu diintensifkan kedepan. Makanya kita perlu rapatkan dulu,” ungkap Wakil Bupati Dompu. (adv)
17,349 total views, 4 views today









