ADVERTISEMENT
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Login
TOFO NEWS
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
TOFO NEWS
No Result
View All Result
Home Sosial

Cerita dari Kepulan Uap Smelter Sumbawa Barat

admintofo by admintofo
5 Agustus 2026
in Sosial
0
Cerita dari Kepulan Uap Smelter Sumbawa Barat

Penandatanganan Completion and Project Acceptance Certificate (PAC) antara AMMAN dengan mitra strategisnya, China Nonferrous Metal Industry's Foreign Engineering and Construction Co., Ltd. (NFC), di kantor pusat NFC di Beijing, Tiongkok, pada 18 Juli 2026.

Oleh : M. Didat Fadilah
Tatkala kepulan uap dari cerobong smelter dan truk-truk pengangkut konsentrat melintasi jalan menuju kawasan industri di Kabupaten Sumbawa Barat, pada 18 Juli 2026, sebuah peristiwa besar tengah berlangsung di kantor pusat China Nonferrous Metal Industry’s Foreign Engineering and Construction Co., Ltd. (NFC) di Beijing. Di sanalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) resmi menuntaskan sebuah babak panjang, pembangunan pabrik smelter tembaga yang selama bertahun-tahun menjadi taruhan besar bagi masa depan hilirisasi mineral Indonesia.

PT AMMAN kembali menggelar forum komunikasi bersama masyarakat pada 31 Juli 2026 di Kabupaten Sumbawa Barat.

Penandatanganan Completion and Project Acceptance Certificate (PAC) menjadi penanda resmi bahwa seluruh rangkaian konstruksi dan penyelesaian dari dokumen yang belum tuntas (item punch list) terkait proses pengujian dan pengecekan telah rampung sesuai ruang lingkup kontrak. Dokumen ini adalah pengakuan bahwa smelter tembaga AMMAN, meski telah beroperasi lebih dari satu tahun, kini benar-benar lulus seluruh uji jaminan kinerja atau performance guarantee test yang dipersyaratkan kontrak, dan resmi memasuki fase operasi jangka panjang. Artinya, mesin-mesin raksasa yang selama ini mengolah konsentrat tembaga dari tambang Batu Hijau telah terbukti mampu bekerja stabil, efisien, dan sesuai standar yang dijanjikan sejak awal proyek digagas.

Perjalanan menuju titik ini tidak singkat, membangun kompleks smelter dan pemurnian logam mulia terintegrasi bukan pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam hitungan bulan. Ribuan pekerja, insinyur, dan teknisi dari berbagai latar belakang harus bersinergi menghadapi tantangan teknis, cuaca, hingga kompleksitas rantai pasok material dan peralatan berat yang sebagian besar didatangkan dari luar negeri.

Presiden Direktur AMMAN, Arief Sidarto, menggambarkan pencapaian ini sebagai buah dari kerja keras kolektif yang panjang. “Rampungnya proyek smelter ini merupakan pencapaian penting bagi AMMAN. Terdapat kerja keras, ketangguhan, dan kolaborasi yang kuat dari seluruh karyawan serta para mitra kami dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses pembangunan dan komisioning,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa beroperasinya smelter ini menegaskan komitmen perusahaan mendukung agenda hilirisasi nasional, sekaligus berharap ekosistem kebijakan yang mendukung daya saing industri pengolahan dan pertambangan dalam negeri terus diperkuat agar Indonesia mampu memaksimalkan manfaat hilirisasi di tengah persaingan global.

Chairman NFC, Liu Yu, turut menyampaikan pandangan senada dari sisi mitra konstruksi. Menurutnya, keberhasilan penyelesaian proyek smelter AMMAN mencerminkan kekuatan kolaborasi internasional dalam mengembangkan industri pengolahan mineral berskala besar dan bernilai tambah tinggi. 

Kemitraan lintas negara semacam ini menjadi bukti bahwa proyek strategis skala raksasa membutuhkan jejaring keahlian global, sekaligus kepercayaan yang dibangun bertahun-tahun.

Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), smelter tembaga AMMAN dirancang untuk mengolah hingga 900.000 metrik ton konsentrat per tahun yang bersumber dari tambang Batu Hijau, dan kelak juga dari tambang Elang.

Dari dapur peleburan raksasa ini akan lahir katoda tembaga berkualitas tinggi, emas, perak, asam sulfat, dan selenium, komoditas yang menjadi tulang punggung berbagai sektor industri dunia, mulai dari energi terbarukan, kendaraan listrik, teknologi digital, hingga manufaktur berteknologi tinggi. 

Dengan kata lain, mineral yang selama puluhan tahun hanya diekspor mentah dari perut bumi Sumbawa kini diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi sebelum menembus pasar global.

Fasilitas ini juga dibangun dengan mengintegrasikan teknologi pengolahan terkini dan sistem pengelolaan lingkungan berstandar internasional. Rancangan tersebut ditujukan untuk menghasilkan tingkat pemulihan logam yang optimal, efisiensi energi yang lebih baik, keandalan operasional yang kuat, serta pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Sebagai industri ekstraktif yang kerap dituding merusak lingkungan, standar semacam ini menjadi taruhan reputasi sekaligus bukti komitmen jangka panjang perusahaan terhadap keberlanjutan.

Pencapaian ini menandai fase baru bagi AMMAN sebagai perusahaan yang kini terintegrasi penuh dari kegiatan pertambangan hingga pengolahan mineral. 

Kehadiran smelter tersebut memperkuat ekosistem hilirisasi nasional dan meningkatkan nilai tambah mineral Indonesia di pasar global, sebuah langkah yang selaras dengan cita-cita besar pemerintah menjadikan Indonesia pemain utama dalam rantai pasok mineral kritis dunia.

Cerita tentang smelter AMMAN tidak hanya berhenti di ruang rapat Beijing atau di dalam pagar kawasan industri. Tapi juga hidup dalam percakapan sehari-hari warga Sumbawa Barat yang tinggal berdampingan dengan raksasa industri ini. Pada 31 Juli 2026, hanya selang dua pekan setelah penandatanganan PAC, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) kembali menggelar forum komunikasi bersama masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat. Forum semacam ini menjadi rutinitas yang terus dijaga sebagai jembatan informasi antara perusahaan dan warga sekitar.

Dalam forum tersebut, warga memperoleh kesempatan mendengar langsung perkembangan operasional smelter, sekaligus menyampaikan pertanyaan dan aspirasi mereka. Suasana dialog yang cair menjadi ruang bagi masyarakat untuk memastikan bahwa kehadiran industri besar di halaman rumah mereka benar-benar membawa manfaat. 

Vice President Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, menekankan pentingnya hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sebagai fondasi keberlanjutan operasional jangka panjang. “Forum komunikasi ini menjadi bagian dari komitmen AMMAN untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat,” ungkapnya. 

Dia juga menegaskan bahwa komunikasi ini menjadi fondasi penting dalam mendukung operasional smelter yang aman dan bertanggung jawab agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi ekonomi daerah dalam jangka panjang. 

Pada forum tersebut, AMMAN memaparkan perkembangan operasional smelter serta berbagai upaya yang terus dilakukan agar operasional berjalan aman, andal, dan sesuai ketentuan yang berlaku. 

Perusahaan juga menjelaskan komitmennya dalam menerapkan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, lengkap dengan pemantauan berkala sesuai standar dan peraturan pemerintah. Warga yang hadir mendapat gambaran utuh, mulai dari aspek teknis hingga langkah mitigasi risiko lingkungan yang disiapkan perusahaan.

Cerita smelter AMMAN sesungguhnya adalah cerita tentang tanah Sumbawa yang selama ini dikenal sebagai penghasil tembaga dan emas, kini mengambil langkah lebih jauh menjadi pengolah, bukan lagi sebagai pengirim bahan mentah ke negeri orang. Ini adalah gambaran tentang bagaimana kekayaan alam yang dulu hanya melintas sebentar di tanah Samawa sebelum diangkut ke luar negeri, kini tinggal lebih lama, diolah lebih dalam, dan memberi nilai tambah lebih besar bagi daerah dan negara.

Ke depan, AMMAN menyatakan akan terus melaksanakan sosialisasi dan dialog secara berkala sebagai wujud keterbukaan kepada masyarakat. Melalui komunikasi yang berkesinambungan, perusahaan berharap dapat terus membangun hubungan yang harmonis dengan warga sekitar, sekaligus mendukung pengembangan industri hilirisasi nasional yang memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi Kabupaten Sumbawa Barat.

Pada akhirnya, sertifikat PAC yang ditandatangani di Beijing dan forum dialog yang digelar di Sumbawa Barat adalah dua sisi dari satu cerita yang sama. Yang satu berbicara tentang ketahanan teknis dan capaian industri kelas dunia. Yang lain berbicara tentang kepercayaan yang dirawat dari waktu ke waktu, antara perusahaan tambang raksasa dan warga yang menyaksikan cerobong asap itu berdiri di halaman mereka.

Dua cerita ini, jika dijaga bersama, bisa menjadi fondasi bagi babak baru pembangunan ekonomi di tanah Sasambo, tempat tembaga akhirnya benar-benar pulang untuk diolah, bukan hanya digali dan dikirim pergi. 

 25,111 total views,  25,111 views today

admintofo

admintofo

Artikel Sejenis

Sosialisasi OKK Belum Rampung, PWI NTB Minta Pusat Segera Terbitkan Kartu Anggota
Sosial

Sosialisasi OKK Belum Rampung, PWI NTB Minta Pusat Segera Terbitkan Kartu Anggota

4 Agustus 2026
PWI Pusat “Tegur” Hotman Paris
Sosial

PWI Pusat “Tegur” Hotman Paris

19 Juli 2026
Ijuk Blangket, Penopang Lereng, Penopang Keluarga
Sosial

Ijuk Blangket, Penopang Lereng, Penopang Keluarga

12 Juli 2026
JMSI NTB – INTI Goes To Pesantren 2026, Salurkan Bantuan untuk Santri Ponpes Azzainiyah Al-Majidiyah
Sosial

JMSI NTB – INTI Goes To Pesantren 2026, Salurkan Bantuan untuk Santri Ponpes Azzainiyah Al-Majidiyah

4 Juni 2026
MUI Kabupaten Dompu Apresiasi Bupati Bambang Firdaus atas Penyerahan Kantor Sekretariat
Sosial

MUI Kabupaten Dompu Apresiasi Bupati Bambang Firdaus atas Penyerahan Kantor Sekretariat

4 Juni 2026
Taktik Kurban Senyap, Hindari Pemburu Daging
Sosial

Taktik Kurban Senyap, Hindari Pemburu Daging

28 Mei 2026

Berita Terbaru

Cerita dari Kepulan Uap Smelter Sumbawa Barat

Cerita dari Kepulan Uap Smelter Sumbawa Barat

5 Agustus 2026
Sosialisasi OKK Belum Rampung, PWI NTB Minta Pusat Segera Terbitkan Kartu Anggota

Sosialisasi OKK Belum Rampung, PWI NTB Minta Pusat Segera Terbitkan Kartu Anggota

4 Agustus 2026
Kambing Ternak Penopang Ekonomi Rakyat

Kambing Ternak Penopang Ekonomi Rakyat

3 Agustus 2026
Dukung Program Desa Berdaya NTB, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Budidaya Ayam Petelur untuk Masyarakat Desa Lendang Nangka Utara

Dukung Program Desa Berdaya NTB, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Budidaya Ayam Petelur untuk Masyarakat Desa Lendang Nangka Utara

3 Agustus 2026
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Tajuk
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Berita Lainnya
    • Pembangunan
    • Parlementaria
    • Peristiwa
    • Investigasi
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Humaniora
    • Teknologi
  • Informasi Lainnya
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan
    • Tentang
    • Redaksi
    • Kontak
  • Login

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist