DOMPU — Kondisi Pantai Lakey yang menjadi salah satu ikon selancar dunia di Kabupaten Dompu kembali menjadi sorotan. Melalui media sosial, salah seorang pengusaha pariwisata di kawasan itu, Muhammad Ali, menyuarakan aspirasinya agar Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) segera turun tangan memperbaiki fasilitas yang ada di Lakey.
Dalam pernyataannya, Ali mengungkapkan bahwa abrasi telah merusak sebagian garis pantai di Lakey. Untuk menahan laju kerusakan tersebut, bersama warga sekitar sempat membangun struktur penahan secara swadaya dengan total anggaran mencapai Rp200 juta.
Menurutnya, upaya swadaya itu seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah bahwa kawasan tersebut membutuhkan penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan.
“Kami mohon agar Gubernur NTB mendengar keluhan kami,” ujar Ali dalam unggahannya, seperti dikutip dari media sosial miliknya.
Ali menegaskan bahwa Lakey bukan kawasan biasa. Ia menyebut wilayah ini telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Provinsi (KSP), sebuah status yang menurutnya semestinya membuat perhatian dan anggaran pembangunan mengalir lebih cepat ke Lakey dibandingkan destinasi wisata lain yang belum memiliki status serupa.
Harapan Khusus untuk Wakil Gubernur
Selain menujukan permohonannya kepada Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, Ali juga menyampaikan harapan khusus kepada Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri. Ali menyebut sosok Wagub sebagai representasi warga Pulau Sumbawa sekaligus putri asli Dompu, sehingga ia berharap ada keprihatinan dan perhatian lebih terhadap kondisi Lakey yang notabene berada di tanah kelahiran sang Wagub sendiri.
Harapan ini disampaikan Ali dengan nada personal, mengingat kedekatan emosional antara Wagub dan masyarakat Dompu. Baginya, kondisi Lakey saat ini semestinya menjadi perhatian tersendiri bagi pemimpin daerah yang memahami betul potensi dan tantangan yang dihadapi kampung halamannya.
Enam Titik Selancar Andalan Lakey
Pantai Lakey dikenal luas di kalangan peselancar mancanegara sebagai salah satu spot terbaik di dunia. Kawasan ini memiliki setidaknya enam titik ombak unggulan yang masing-masing menawarkan karakter gelombang berbeda:
1. Lakey Peak, merupakan spot paling populer dengan ombak kiri-kanan yang menantang, menjadi favorit peselancar tingkat mahir dari berbagai negara.
2. Lakey Pipe, point ini dikenal dengan gelombang barrel yang cepat dan cocok bagi peselancar berpengalaman yang mencari sensasi tabung ombak.
3. Cobblestone, titik gelombang yang memiliki dasar batu karang dengan ombak kanan yang panjang dan konsisten.
4. Nangadoro, adalah spot dengan ombak relatif lebih tenang, sering menjadi pilihan peselancar pemula hingga menengah.
5. Periscope, menawarkan gelombang kiri yang cukup panjang dan menjadi alternatif ketika Lakey Peak terlalu ramai.
6. Nungas adalah spot yang belakangan makin dikenal di kalangan peselancar lokal maupun wisatawan karena karakter ombaknya yang khas.
Keenam titik ini menjadikan Lakey sebagai kawasan yang memiliki keragaman ombak lengkap dalam satu garis pantai, sesuatu yang jarang ditemukan di destinasi selancar lain di Indonesia.
Nilai Strategis dan Dampak Positif bagi Pariwisata
Keberadaan enam spot selancar kelas dunia menempatkan Lakey sebagai aset pariwisata yang bernilai tinggi bagi provinsi NTB, khususnya kabupaten Dompu. Sejumlah keunggulan dan manfaat yang bisa diperoleh apabila pembangunan dan pembenahan fasilitas di kawasan ini dilakukan secara serius antara lain ;
• Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, mengingat Lakey sudah memiliki reputasi internasional di kalangan komunitas selancar dunia sejak lama.
• Perputaran ekonomi lokal, mulai dari penginapan, kuliner, penyewaan papan selancar, hingga jasa pemandu wisata yang dikelola langsung oleh warga sekitar.
• Penguatan status Kawasan Strategis Provinsi, yang idealnya diikuti dengan alokasi anggaran pembangunan infrastruktur seperti penahan abrasi, akses jalan, dan fasilitas umum.
• Pelestarian garis pantai, sebab penanganan abrasi yang tepat akan menjaga keberlangsungan spot-spot selancar itu sendiri dalam jangka panjang.
• Multiplier effect bagi sektor lain, seperti UMKM, transportasi, dan tenaga kerja lokal yang terserap dari aktivitas pariwisata.
• Promosi daerah di kancah global, karena event selancar internasional yang kerap digelar di Lakey turut mengangkat nama Dompu dan NTB secara keseluruhan.
Aspirasi yang disampaikan Ali mencerminkan harapan pelaku usaha pariwisata lokal agar potensi besar Lakey tidak berhenti sebatas nama yang dikenal peselancar dunia, melainkan benar-benar didukung dengan infrastruktur yang layak dari pemerintah provinsi. (Didat)
25,429 total views, 25,429 views today










