ADVERTISEMENT
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak
Kamis, 5 Maret 2026
  • Login
TOFO NEWS
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
TOFO NEWS
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Hukum

Penyidik Polres Sumbawa Dituding Ancam Kebebasan Pers

admintofo by admintofo
21 Agustus 2025
in Hukum
0

Ketua PWI NTB Ahmad Ikliluddin

MATARAM – Sikap penyidik Polres Sumbawa yang telah melakukan pemanggilan klarifikasi pada tujuh media pers di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), atas laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh warga atas nama Lusi, menuai kecaman dari organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB sebab dianggap akan berdampak negatif pada nilai-nilai kebebasan pers.

“Kami sangat menyayangkan pemanggilan klarifikasi oleh penyidik Polres Sumbawa terhadap beberapa media itu. Kami menganggap hal ini sebagai bentuk pembungkaman terhadap kerja jurnalistik dan mengancam kebebasan pers yang dijamin oleh konstitusi,” tegas Ketua PWI NTB Ahmad Ikliludin dalam pesan tertulisnya, Kamis malam 21 Agustus 2025.

Iklil mengaku sudah mempelajari juga mencermati pemberitaan yang menjadi keberatan pelapor tersebut bahkan dan telah mengkonfirmasi media-media dimaksud, karenanya Ketua PWI NTB ini mengkritisi langkah aparat penyidik Kepolisian tersebut.

Menurut Iklil, peliputan dan pemuatan berita yang dimaksudkan oleh jurnalis masing-masing media itu sudah sesuai Undang-undang (UU)  Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang menjadi pedoman perilaku dan tanggung jawab bagi para jurnalistik dalam melaksanakan tugasnya.

“Pandangan kami, wartawan yang menulis berita berdasarkan fakta dan telah memenuhi Kode Etik Jurnalistik, dilindungi UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 (Pasal 17),” tegasnya.

Ditegaskan, pemanggilan  jurnalis baik sebagai pihak terlapor maupun saksi terhadap laporan kasus pemberitaan yang bersumber dari hasil liputan, berpotensi melanggar Pasal 8 UU Pers, sebab jurnalis mendapat perlindungan hukum dalam menjalankan profesinya.

“saya kira sudah saatnya Jurnalis dapat bekerja tanpa intimidasi, tekanan, atau ancaman hukum yang bertentangan dengan prinsip kebebasan pers di negeri ini,” ucapnya.

Dia juga mengingatkan bahwa, wartawan tidak boleh dipaksa menjadi saksi atas suatu pemberitaan yang telah mereka muat karena memiliki Hak Tolak yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Hak ini untuk melindungi sumber informasi, menjaga independensi pers, dan mencegah wartawan diperalat untuk menjerat orang lain.

Katanya, langkah penyidik dalam memanggil tujuh media ini menjadi cerminan kegagalan penyidik dalam memahami kode etik jurnalistik (KEJ) dan UU Nomor 40 tahun 1999. Terlebih, lanjut Iklil, perselisihan akibat adanya penilaian keselahan berita adalah menyangkut kode etik bukan tindak pidana.

“Seharusnya  dalam sengketa pemberitaan diselesaikan berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 1999, sebagaimana mekanisme yang diatur dalam UU Pers. Pihak yang merasa dirugikan bisa menggunakan hak jawab atau hak koreksi,” jelasnya.

Karenanya dia mengharapkan agar penyidik Polres Sumbawa dapat menghormati Nota Kesepahaman antara Dewan Pers dan Kepolisian Republik Indonesia Nomor : 2/DP/MoU/II/2017 dan Nomor B/15/II/2017 Tentang Koordinasi Dalam Perlindungan Kemerdekaan Pers dan Penegakan Hukum Terkait Penyalahgunaan Profesi Wartawan.

Bahkan lanjutnya, pada pasal 4 ayat 2 bahwa Pihak Kedua (Kepolisian Republik Indonesia) apabila menerima pengaduan  dugaan perselisihan/sengketa termasuk surat pembaca atau opini/kolom antara wartawan/media dengan masyarakat, akan mengarahkan yang berselisih/bersengketa dan/atau pengadu untuk melakukan langkah-langkah secara bertahap dan berjenjang mulai dari penggunaan hak jawab,hak koreksi, pengaduan ke Pihak Satu (Dewan Pers) maupun proses perdata.

“PWI NTB meminta penyidik Polres Sumbawa untuk menghormati UU Pers dan memastikan bahwa jurnalis dapat bekerja tanpa intimidasi, tekanan, atau ancaman hukum yang bertentangan dengan prinsip kebebasan pers di Indonesia,” ungkap Iklil.

Ia meminta agar Penyidik Polres Sumbawa dapat memahami Kode Etik jurnalistik dan UU 40 tahun 1999 dalam penanganan kasus laporan terkait pemberitaan. Selain itu, untuk menjaga agar kebuasan pers tidak tercederai, Ketua PWI NTB  mendesak kepolisian Resort Sumbawa untuk mencabut surat panggilan terhadap tujuh media dimaksud.

“Kami (PWI NTB) juga mengimbau kepada seluruh jurnalis untuk tetap berpedoman pada UU pers dan kode etik dalam melaksanakan tugas-tugas jurnalistik,” tandas Ikliludin. (*)

admintofo

admintofo

Artikel Sejenis

Tengah Pesta Narkoba, Oknum Anggota Polisi Digerebek Bersama 7 Warga Lain
Hukum

Tengah Pesta Narkoba, Oknum Anggota Polisi Digerebek Bersama 7 Warga Lain

23 November 2025
Sidang Uji Materi UU Pers, PWI Minta MK Pertegas Perlindungan Wartawan
Hukum

Sidang Uji Materi UU Pers, PWI Minta MK Pertegas Perlindungan Wartawan

21 Oktober 2025
Jajaki Peluang Kolaborasi UKW, PWI NTB Gelar Silaturahmi Bareng Kapolda NTB
Hukum

Jajaki Peluang Kolaborasi UKW, PWI NTB Gelar Silaturahmi Bareng Kapolda NTB

10 Oktober 2025
Stop Copy-Paste ! Ketua PWI NTB Kecam Konten Kreator Medsos yang Jiplak Berita Media Massa
Hukum

Stop Copy-Paste ! Ketua PWI NTB Kecam Konten Kreator Medsos yang Jiplak Berita Media Massa

26 September 2025
Sosialisasi P4GN, Wabup Minta Komitmen Dewan Guru Untuk Mendidik Siswa Jauhi Narkoba
Hukum

Sosialisasi P4GN, Wabup Minta Komitmen Dewan Guru Untuk Mendidik Siswa Jauhi Narkoba

25 April 2025
Terkait Ujaran Kebencian, PPNI Polisikan Pemilik Akun FB Reza Dompu
Hukum

Terkait Ujaran Kebencian, PPNI Polisikan Pemilik Akun FB Reza Dompu

12 April 2025

Berita Terbaru

Informasi Perda Tentang APBD Kabupaten Dompu Tahun Anggaran 2026 (1)

Sosialisasi Perda Tentang APBD Kabupaten Dompu Tahun Anggaran 2026 (32)

5 Maret 2026
Sosialisasi Perda Tentang APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (6)

Sosialisasi Perda Tentang APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (38)

5 Maret 2026
Informasi Perda Tentang APBD Kabupaten Dompu Tahun Anggaran 2026 (1)

Sosialisasi Perda Tentang APBD Kabupaten Dompu Tahun Anggaran 2026 (31)

4 Maret 2026
Sosialisasi Perda Tentang APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (6)

Sosialisasi Perda Tentang APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (37)

4 Maret 2026
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Tajuk
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Berita Lainnya
    • Pembangunan
    • Parlementaria
    • Peristiwa
    • Investigasi
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Humaniora
    • Teknologi
  • Informasi Lainnya
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan
    • Tentang
    • Redaksi
    • Kontak
  • Login

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist