ADVERTISEMENT
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak
Selasa, 21 Juli 2026
  • Login
TOFO NEWS
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
TOFO NEWS
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Gabung dengan ICA, PT AMMAN Hadirkan Suara Indonesia di Meja Tembaga Global

admintofo by admintofo
20 Juli 2026
in Ekonomi
0
Gabung dengan ICA, PT AMMAN Hadirkan Suara Indonesia di Meja Tembaga Global

Oleh: M. Didat Fadilah

PT Amman Mineral Nusa Tenggara, anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN), resmi bergabung dengan International Copper Association (ICA), organisasi global yang menaungi para produsen tembaga terbesar dunia.

Pengumuman singkat pada 6 Mei 2026 ini, dibangun dari kerja keras selama sembilan tahun terakhir. Kini status yang disandang AMMAN pun istimewa, sebagai anggota pertama ICA yang berasal dari Asia Tenggara. Kabar ini menandai titik di mana industri tambang Indonesia, yang selama puluhan tahun lebih banyak menjadi pemasok bahan mentah, mulai duduk sejajar dengan para pemain besar dalam menentukan arah pasar tembaga dunia.

Klub Eksklusif yang Menguasai Setengah Produksi Dunia

ICA adalah organisasi beranggotakan 39 perusahaan yang beroperasi di enam benua, asosiasi ini mewakili lebih dari separuh produksi tembaga global. Perannya ICA adalah mempromosikan nilai strategis tembaga sebagai material kunci transisi energi, sekaligus menjaga stabilitas pasar komoditas yang kini menjadi rebutan dunia karena perannya dalam kendaraan listrik, jaringan energi terbarukan, dan elektrifikasi global.

Masuknya AMMAN ke dalam barisan ini mengubah peta representasi. Selama ini, suara Asia Tenggara nyaris tidak terdengar dalam forum-forum penentu kebijakan tembaga dunia, padahal kawasan ini memiliki cadangan mineral yang signifikan dan Indonesia berdiri sebagai kekuatan ekonomi terbesar di dalamnya. Kini, untuk pertama kalinya, perspektif Indonesia punya kursi resmi di meja tersebut.

Direktur AMMAN, Naveen Chandralal, menyebut langkah ini sebagai konsekuensi alami dari transformasi perusahaan di sepanjang rantai nilai tembaga. Menurutnya, keanggotaan ICA menjadi wadah berbagi praktik terbaik dan berkolaborasi dengan sesama produsen dunia untuk memenuhi permintaan tembaga yang terus melonjak, dengan cara yang bertanggung jawab dan transparan.

Ketua ICA Steven Rowland bersama CEO ICA Juan Ignacio Diaz menyatakan kegembiraan menyambut AMMAN, seraya menyoroti fokus perusahaan dalam memajukan teknologi pertambangan sebagai cerminan komitmen memperkokoh peran tembaga pada era dunia yang berkembang pesat.

Fondasi dari Smelter yang Akhirnya Berdiri

Keanggotaan ini datang berkat rampungnya babak penting dalam sejarah AMMAN, yakni transformasi menjadi perusahaan tambang yang terintegrasi penuh dari hulu ke hilir, dari lubang tambang hingga produk logam murni siap jual. Perjalanan menuju titik ini tidak mulus, sejumlah kendala teknis menghantam, mulai dari gangguan pada tungku pembakaran hingga kebocoran sistem pendingin asam, yang memaksa perusahaan mengajukan relaksasi ekspor konsentrat hingga April 2026.

Fasilitas smelter dan pemurnian logam mulia AMMAN di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, berkapasitas input konsentrat dirancang mencapai 900 ribu ton per tahun. Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil. Presiden Direktur AMNT Rachmat Makkasau melaporkan kepada Komisi XII DPR RI bahwa operasi smelter mulai berjalan normal sejak April 2026, dan pada Juni 2026 fasilitas tersebut telah mampu memproses seluruh hasil produksi tambang Batu Hijau, mendekati kapasitas maksimumnya.

Sepanjang 2026, AMNT menargetkan produksi sekitar 162 ribu ton katoda tembaga, 16 ton emas, 45 ton perak, serta produk sampingan seperti selenium dan asam sulfat, dengan orientasi utama tetap memenuhi kebutuhan pasar domestik sebelum membuka peluang ekspor katoda tembaga. Rampungnya integrasi hulu-hilir inilah yang memberi bobot pada keanggotaan ICA. 

AMMAN tidak datang ke forum global itu sebagai penambang konsentrat mentah, AMMAN hadir sebagai produsen logam bernilai tambah tinggi yang mengendalikan seluruh mata rantai produksinya sendiri, dari penambangan di Batu Hijau dan cadangan Elang, hingga katoda tembaga siap ekspor.

Dampak Berganda bagi Ekonomi Lokal dan Nasional

Operasional penuh fasilitas smelter di Kabupaten Sumbawa Barat ini membawa dampak nyata yang luas bagi perekonomian daerah serta skala nasional. Investasi bernilai jumbo ini menciptakan ekosistem industri baru yang menyerap ribuan tenaga kerja terampil, baik secara langsung di dalam area pemurnian maupun pada sektor-sektor pendukung eksternal. Kehadiran aktivitas pengolahan logam berskala masif ini terbukti menghidupkan bisnis turunan masyarakat lokal, seperti penyedia jasa logistik angkutan, penyedia katering karyawan, usaha pemeliharaan fasilitas, hingga pengelolaan limbah industri sekunder.

Peningkatan aktivitas ekonomi regional ini memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan terciptanya pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Indonesia Timur, ketergantungan ekonomi terhadap kota-kota besar di Pulau Jawa dapat dikurangi. 

Pemerintah menyambut baik perkembangan ini karena akselerasi hilirisasi mineral terbukti efektif mendistribusikan pemerataan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja berkesinambungan dan peningkatan daya beli riil di tingkat tapak.

Blok Elang: Jaminan Keberlanjutan Pasokan Jangka Panjang

Keberlanjutan operasional smelter modern yang dirancang dengan kapasitas input mencapai 900 ribu ton konsentrat per tahun menuntut adanya jaminan pasokan bahan baku yang konsisten dan stabil. Saat fase penambangan di Batu Hijau terus berjalan optimal, strategi jangka panjang perusahaan bertumpu pada pengembangan Proyek Blok Elang. 

Proyek ini memuat salah satu cadangan tembaga dan emas terbesar di dunia yang belum dieksploitasi sepenuhnya. Lokasinya yang strategis di pulau yang sama mempermudah integrasi logistik hulu ke hilir.

Pengembangan Blok Elang diproyeksikan menjadi tulang punggung utama produksi mineral bagi perusahaan untuk beberapa dekade ke depan. Investasi berkelanjutan pada sektor eksplorasi dan persiapan infrastruktur penambangan di blok baru ini memberikan kepastian bahwa fasilitas pemurnian domestik akan terus beroperasi pada kapasitas maksimalnya. Jaminan pasokan dalam jangka panjang ini menjadi elemen krusial yang memperkuat posisi tawar Indonesia di forum internasional, membuktikan bahwa peran strategis Indonesia sebagai pemasok tembaga murni dunia bersifat langgeng dan dapat diandalkan oleh pasar global.

Standardisasi Hijau dan Integrasi Prinsip Keberlanjutan

Keputusan strategis untuk bergabung ke dalam International Copper Association membawa tanggung jawab besar dalam pemenuhan standar tata kelola lingkungan, sosial, dan perusahaan (ESG) yang berlaku global. Asosiasi tingkat dunia ini menerapkan kriteria ketat bagi setiap anggotanya untuk menerapkan praktik penambangan yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab. Hal ini didasari oleh posisi tembaga sebagai material inti dalam mewujudkan transisi energi bersih di tingkat global.

Menjawab tantangan tersebut, perusahaan mengintegrasikan berbagai inovasi teknologi ramah lingkungan ke dalam sistem operasional tambang dan pemurnian mereka. Upaya ini mencakup pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas besar untuk menyuplai energi operasional sekaligus mereduksi emisi karbon secara signifikan. Selain itu, implementasi sistem manajemen sisa batuan atau tailing dirancang dengan teknologi canggih guna memastikan keamanan ekosistem laut dalam tetap terjaga dengan baik. Kepatuhan terhadap standar kelestarian ini menjadi bukti sahih bahwa industri pertambangan nasional mampu mengadopsi standar global tertinggi demi menjaga kelangsungan ekologis.

Dinamika Pasar Domestik dan Penyerapan Produk Katoda

Target ambisius untuk memproduksi sekitar 162 ribu ton katoda tembaga pada tahun 2026 memicu dinamika baru di sektor pasar domestik. Kebijakan hilirisasi yang dicanangkan pemerintah menuntut prioritas penyerapan produk logam murni ini untuk memenuhi kebutuhan manufaktur di dalam negeri terlebih dahulu. Ketersediaan katoda tembaga berkualitas tinggi ini diharapkan dapat merangsang pertumbuhan industri hilir lanjutan, seperti pabrik pembuatan kabel transmisi tegangan tinggi, industri komponen otomotif, hingga produsen baterai kendaraan listrik nasional.

Sinkronisasi yang harmonis antara kapasitas produksi hulu dan kesiapan daya serap industri manufaktur dalam negeri menjadi kunci utama agar nilai tambah ekonomi dapat dinikmati seutuhnya oleh bangsa Indonesia. Ketika ekosistem manufaktur berbasis tembaga di dalam negeri telah matang dan kuat, sisa kapasitas produksi yang melimpah dapat dialokasikan untuk menyasar pasar ekspor internasional. Peluang ekspor ini sangat menjanjikan mengingat tingginya permintaan dari negara-negara maju yang sedang mempercepat elektrifikasi infrastruktur mereka.

Tembaga, Energi Masa Depan, dan Posisi Tawar Indonesia

Nilai strategis momen ini terletak pada waktu kejadiannya. Dunia sedang berlomba memenuhi kebutuhan tembaga untuk kendaraan listrik, panel surya, turbin angin, hingga infrastruktur jaringan listrik pintar. Permintaan yang terus meningkat ini menempatkan negara-negara produsen dalam posisi tawar yang makin kuat. Sembilan tahun terakhir menjadi periode transformasi menyeluruh bagi AMMAN, dari pemanfaatan inovasi digital untuk efisiensi operasional hingga penerapan praktik tata kelola, keselamatan kerja, keragaman, dan keberlanjutan yang sejalan dengan standar internasional. Kombinasi antara kapasitas produksi yang matang dan reputasi tata kelola inilah yang pada akhirnya membuka pintu ICA bagi perusahaan asal Sumbawa ini.

Bagi Indonesia, cerita ini menjadi penanda bahwa hilirisasi mineral, sebagai agenda kebijakan nasional, mulai menunjukkan hasil nyata di lapangan, sampai pada titik diakui dan diundang bergabung oleh organisasi yang menaungi separuh produksi tembaga dunia. Ketika kebutuhan tembaga dunia terus mendaki saat percepatan transisi energi, Indonesia melalui AMMAN kini punya tempat resmi untuk ikut menentukan bagaimana arah itu ditempuh, karena AMMAN adalah bagian dari penentu harga.

 5,218 total views,  36 views today

admintofo

admintofo

Artikel Sejenis

Bank NTB Syari’ah Kembali Jadi Penyalur KUR, Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Pekerja Imigran Indonesia
Ekonomi

Bank NTB Syari’ah Kembali Jadi Penyalur KUR, Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Pekerja Imigran Indonesia

22 Juni 2026
Dompu Pertahankan WTP 12 Kali Berturut-turut, Bupati Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Ekonomi

Dompu Pertahankan WTP 12 Kali Berturut-turut, Bupati Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

17 Juni 2026
The Mandalika Gelar Nobar FIFA World Cup 2026 Gratis, Dorong Peluang Ekonomi 137 UMKM Lokal
Ekonomi

The Mandalika Gelar Nobar FIFA World Cup 2026 Gratis, Dorong Peluang Ekonomi 137 UMKM Lokal

14 Juni 2026
Menghitung Mundur di Kas Pemkab Dompu : Kolaps yang Terus Ditunda
Ekonomi

Menanti Dana Transfer, Cara Pemkab Dompu Bertahan Dalam Seretnya Kas Daerah

13 Juni 2026
Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook
Ekonomi

Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

12 Juni 2026
ITDC Dorong UMKM Desa Penyangga ‘Naik Kelas’ dan Tumbuh Bersama Perkembangan The Mandalika
Ekonomi

ITDC Dorong UMKM Desa Penyangga ‘Naik Kelas’ dan Tumbuh Bersama Perkembangan The Mandalika

12 Juni 2026

Berita Terbaru

OTT KPK di Lombok Barat: Bupati Ikut Diboyong ke Jakarta, 19 Orang Diamankan

KPK Naikkan Status Penyelidikan Dugaan Korupsi Lombok Barat ke Penyidikan, Bupati Diperiksa

21 Juli 2026
OTT KPK di Lombok Barat: Bupati Ikut Diboyong ke Jakarta, 19 Orang Diamankan

OTT KPK di Lombok Barat: Bupati Ikut Diboyong ke Jakarta, 19 Orang Diamankan

20 Juli 2026
Gabung dengan ICA, PT AMMAN Hadirkan Suara Indonesia di Meja Tembaga Global

Gabung dengan ICA, PT AMMAN Hadirkan Suara Indonesia di Meja Tembaga Global

20 Juli 2026
PWI Pusat “Tegur” Hotman Paris

PWI Pusat “Tegur” Hotman Paris

19 Juli 2026
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Tajuk
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Berita Lainnya
    • Pembangunan
    • Parlementaria
    • Peristiwa
    • Investigasi
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Humaniora
    • Teknologi
  • Informasi Lainnya
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan
    • Tentang
    • Redaksi
    • Kontak
  • Login

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist