DOMPU – Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) 004 Kabupaten Dompu mengkritisi kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu yang masih belum melirik Lembaga Pendidikan di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dalam penerapan bantuan pendidikan.
“Faktanya, program bantuan seragam gratis tidak menyasar Sekolah Madrasah Ibtidaiah (MI),” ungkap Pengurus Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) 004 Kabupaten Dompu, Hasanuddin, S.Pd.I, Senin (05/01/2026).
Tidak hanya masalah seragam gratis, Hasanuddin juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ternyata juga belum menyentuh Sekolah-sekolah di bawah naungan Kemenag. “Artinya keberadaan kami masih dipandang sebelah mata karena Pemkab hanya mengutamakan lembaga pendidikan di bawah Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora),” sebutnya.
Menurut Hasanuddin, madrasah baik Madrasah Ibtidaiah (MI), Madrasah Tsanaeiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) atau yang disebut setara SD, SMP, SMA maupun SMK ini memiliki peran yang sama pentingnya dalam sistem pendidikan nasional, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter dan nilai keagamaan peserta didik.
Karenanya KKMI 004 Kabupaten Dompu menghimbau agar nanti dalam penyusunan program pendidikan, Pemkab Dompu ada baiknya untuk melibatkan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat guna berkolaborasi dalam merumuskan kebijakan terutama yang kaitan dengan bantuan kepada siswa seperti seragam gratis maupun program MBG.
“Dengan demikian maka bantuan pendidikan dapat tersalurkan secara merata ke seluruh siswa tanpa melihat apakah ini di bawah Dikpora atau Kemenag,” jelasnya.
Hasanuddin menyebut bahwa, ketidakmerataan kebijakan tersebut berpotensi memperlebar kesenjangan layanan pendidikan, terutama bagi siswa Madrasah yang sebagian besar berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah.
“Saya kira Pemkab Dompu harus menyadari bahwa Madrasah adalah bagian dari pada program pendidikan nasional yang semangatnya adalah mencerdaskan anak bangsa,” pungkas Hasanuddin. (Idin)
7,751 total views, 6 views today










