• Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak
Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Login
TOFO NEWS
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
TOFO NEWS
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Direktur RSUD Dompu: TBC Pembunuh Utama Pasien HIV, Deteksi Dini Jadi Penentu.

admintofo by admintofo
25 Juli 2026
in Kesehatan
0
Direktur RSUD Dompu: TBC Pembunuh Utama Pasien HIV, Deteksi Dini Jadi Penentu.

Direktur RSUD Dompu, dr. Fitratul Ramadhan, Sp.Paru

DOMPU — Kombinasi dua penyakit menular paling mematikan, HIV dan tuberkulosis (TBC), menjadi alarm keras bagi penanganan kesehatan di Kabupaten Dompu. Ketika virus yang merusak sistem kekebalan tubuh bertemu dengan bakteri pemakan jaringan paru-paru, risiko kematian pasien menjadi sangat rentan.

Direktur RSUD Dompu, dr. Fitratul Ramadhan, Sp.Paru, menjelaskan bahwa HIV dan TBC pada dasarnya merupakan dua infeksi terpisah. Namun, daya destruktifnya berlipat ganda saat menyerang satu tubuh yang sama. Virus HIV yang melumpuhkan benteng pertahanan imun membuat bakteri TBC berkembang biak dengan cepat tanpa perlawanan berarti. “Bila kena dua-duanya, itu dua masalah rumit yang sulit ditangani,” tegas dr. Fitratul.

Ia mengungkapkan fakta lapangan yang memprihatinkan bahwa, mayoritas kematian pada pasien HIV sebenarnya dipicu oleh komplikasi TBC yang mengganas, ketimbang serangan langsung virus HIV itu sendiri. Pola ini sejalan dengan data kesehatan nasional yang menempatkan TBC sebagai penyebab kematian utama pada penderita HIV.

Terkait pola penyebaran HIV, dr. Fitratul merujuk pada tren data nasional yang patut menjadi perhatian bersama. Bahwa, sekitar 48 persen kasus penularan HIV tercatat terjadi melalui jalur hubungan seksual sesama jenis.

Terkait pola penyebaran HIV, dr. Fitratul merujuk pada laporan Kementerian Kesehatan selama beberapa tahun terakhir menunjukkan hubungan seksual heteroseksual berisiko menjadi jalur penularan terbesar. Posisi berikutnya ditempati hubungan seksual sesama jenis, sementara penggunaan jarum suntik bergantian menyumbang porsi yang jauh lebih kecil.

Data itu menunjukkan bahwa HIV menyebar lewat perilaku seksual berisiko secara umum, dan siapa pun bisa terkena. Gambaran nasional tersebut layak dijadikan acuan oleh masyarakat maupun fasilitas kesehatan di Dompu dalam menyusun langkah pencegahan, mulai dari edukasi hingga layanan tes yang mudah dijangkau.

Angka tersebut menempati porsi tertinggi dibanding jalur penularan lain, seperti penggunaan jarum suntik bergantian maupun hubungan heteroseksual berisiko. Menurut dr. Fitratul gambaran data nasional ini harus dijadikan sebagai acuan penting bagi masyarakat dan fasilitas kesehatan lokal di Dompu untuk merumuskan langkah pencegahan.

Benteng Keluarga dan Peran Lingkungan

Melihat dinamika tersebut, dr. Fitratul menekankan krusialnya peran keluarga dalam memantau tumbuh kembang serta pergaulan anak dan remaja. Lingkungan sosial dan penguatan fondasi keagamaan dinilai menjadi benteng utama pencegahan.

“Anak-anak atau remaja kita yang harusnya normal bisa menyimpang karena lingkungan, pergaulan, dan apa yang dia perhatikan dalam kehidupannya,” tukasnya

Ia mengimbau seluruh masyarakat kabupaten Dompu  untuk mencegah penormalan perilaku LGBT, memantau pola pergaulan generasi muda, serta membekali anak dengan pemahaman spiritual. Langkah ini diharapkan mampu melindungi keluarga-keluarga di Dompu dari paparan infeksi mematikan tersebut.

Tiga Pilar Utama Penanganan

Terlepas dari dinamika sosial di masyarakat, para pakar kesehatan sepakat bahwa kunci utama menekan laju penyebaran HIV dan TBC bertumpu pada tiga pilar:

Deteksi Dini, untuk mempercepat diagnosis sebelum imun pasien runtuh total.

Kepatuhan Berobat, agar mengonsumsi terapi ARV dan obat anti-tuberkulosis (OAT) secara disiplin.

Akses Layanan Bebas Stigma, menyediakan fasilitas kesehatan yang inklusif dan ramah bagi siapa saja yang datang memeriksakan diri.

RSUD Dompu saat ini telah menyediakan fasilitas pemeriksaan dan pengobatan terpadu untuk pasien HIV maupun TBC, termasuk penanganan khusus bagi kasus ko-infeksi. Pihak rumah sakit mendorong warga yang merasakan gejala atau memiliki riwayat perilaku berisiko untuk segera memeriksakan diri tanpa ragu, sebab penanganan seawal mungkin adalah jalur terbaik untuk menyelamatkan nyawa.

“RSUD Dompu, sudah punya klinik khusus untuk pasien HIV, begitu juga dengan TB Paru ada di poli paru, kliniknya berdampingan,” tegas direktur RSUD Dompu. (Idin/adv)

 

 

 25,712 total views,  2 views today

admintofo

admintofo

Artikel Sejenis

Kolaborasi Besar Penanganan Katarak di Kabupaten Dompu
Kesehatan

Kolaborasi Besar Penanganan Katarak di Kabupaten Dompu

8 Oktober 2026
Dompu Dapat Kucuran APBD I Rp 14 M Untuk Revitalisasi DAM Kadindi
Kesehatan

Hari Penglihatan Sedunia 2026: Komitmen Bupati Bambang Firdaus Memperkuat Layanan Mata

7 Oktober 2026
Langkah Strategis Dinas Kesehatan Dompu Perkuat Akurasi Data ASPAK
Kesehatan

Langkah Strategis Dinas Kesehatan Dompu Perkuat Akurasi Data ASPAK

6 Oktober 2026
Dua Jalur Bayar di RSUD Dompu: QRIS untuk yang Siap, Tunai untuk yang Belum
Kesehatan

Dua Jalur Bayar di RSUD Dompu: QRIS untuk yang Siap, Tunai untuk yang Belum

5 Oktober 2026
CT Scan Segera Hadir di RSUD Dompu, Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Daerah
Kesehatan

CT Scan Segera Hadir di RSUD Dompu, Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Daerah

3 Oktober 2026
RSUD Dompu Belum Punya Dokter Spesialis Mata yang Bisa Operasi, Direktur Dorong Putra Daerah Sekolah Spesialis
Kesehatan

RSUD Dompu Ingatkan Korban dan Pelaku Perkelahian Tak Ditanggung BPJS, Orang Tua Wajib Ekstra Waspada

3 Oktober 2026

Berita Terbaru

Kolaborasi Besar Penanganan Katarak di Kabupaten Dompu

Kolaborasi Besar Penanganan Katarak di Kabupaten Dompu

8 Oktober 2026
Dompu Dapat Kucuran APBD I Rp 14 M Untuk Revitalisasi DAM Kadindi

Hari Penglihatan Sedunia 2026: Komitmen Bupati Bambang Firdaus Memperkuat Layanan Mata

7 Oktober 2026
Langkah Strategis Dinas Kesehatan Dompu Perkuat Akurasi Data ASPAK

Langkah Strategis Dinas Kesehatan Dompu Perkuat Akurasi Data ASPAK

6 Oktober 2026
Dua Jalur Bayar di RSUD Dompu: QRIS untuk yang Siap, Tunai untuk yang Belum

Dua Jalur Bayar di RSUD Dompu: QRIS untuk yang Siap, Tunai untuk yang Belum

5 Oktober 2026
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Tajuk
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Berita Lainnya
    • Pembangunan
    • Parlementaria
    • Peristiwa
    • Investigasi
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Humaniora
    • Teknologi
  • Informasi Lainnya
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan
    • Tentang
    • Redaksi
    • Kontak
  • Login

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist