DOMPU — Dalam rangka membangun profesionalitas insan pers di Kabupaten Dompu provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), PT Sumbawa Timur Mining (STM) menggandeng Dewan Pers untuk menggelar program literasi media bertajuk “Pers Profesional sebagai Katalisator Pembangunan Daerah”.
Kegiatan yang diselenggarakan di Laberka Restorant Dompu, Jum’at 14/11/2025 ini diikuti oleh 34 wartawan utusan dari berbagai media pers maupun organisasi pers yang merupakan konstituen Dewan Pers di daerah.
Pada program literasi media kali ini, Dewan Pers diwakili oleh Ketua Komisi Kemitraan, Hubungan Antar Lembaga, dan Infrastruktur, Dr. Rosarita Niken Widiastuti; serta Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan, Abdul Manan.
Membahas tentang profil Dewan Pers, pendalaman pemahaman Undang-Undang Pers, serta Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Dr. Rosarita Niken Widiastuti mengajak seluruh wartawan untuk memahami batasan, kewajiban, serta standar etik yang menjadi fondasi kerja jurnalistik. 
Dalam menulis sebuah berita, Niken menegaskan pentingnya wartawan untuk memperhatikan, akurasi, verifikasi, pemisahan fakta dan opini, serta penerapan asas praduga tak bersalah. Juga dia menekankan agar jangan sampai karena ingin mengejar kecepatan publikasi sehingga mengorbankan ketepatan informasi. “Akurasi tetap lebih utama daripada menjadi yang tercepat. Integritas jurnalis adalah pertahanan terakhir kualitas berita,” ujarnya.
Sementara itu untuk mencegah terjadinya kasus hukum akibat pemberitaan seorang wartawan, Wakil Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, Abdul Manan, memberikan gambaran umum mengenai jenis-jenis sengketa pemberitaan, prosedur pengaduan, serta penekanan pada pentingnya wartawan untuk patuh terhadap kode etik jurnalistik (KEJ) untuk menghindari pelanggaran etik maupun potensi risiko hukum bagi wartawan. .
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dompu, Yani Hartono, berkesempatan membuka program literasi media ini. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa penguatan profesionalisme pers sangat penting untuk dilakukan. “Di era informasi yang serba cepat dan terbuka seperti saat ini, peran media sangatlah krusial dalam membentuk opini publik, menyampaikan informasi, dan mengawal jalannya pembangunan,” ujarnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Dompu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dompu, Yani Hartono yang secara resmi membuka kegiatan ini, menyampaikan apresiasi terhadap program dan langkah yang ditempuh PT STM dalam mewujudkan kwalitas jurnalistik dan literasi media pers di daerah ini. “Saya sangat mengapresiasi terhadap inisiatif PT STM ini apalagi kegiatan sejalan dengan program Diskominfo Dompu,” ungkapnya.
Head of Corporate Communications PT STM, Cindy Elza, mengatakan bahwa kolaborasi dengan Dewan Pers merupakan langkah nyata untuk memperkuat kapasitas jurnalis daerah, khususnya dalam menjaga kualitas karya jurnalistik untuk menerapkan KEJ secara konsisten. Di tengah tantangan era digital, kemampuan untuk menjaga akurasi dan integritas pemberitaan menjadi semakin krusial.
Cindy menambahkan, bagi STM, kegiatan ini juga merupakan bagian dari praktik pertambangan yang baik (good mining practices) yang mencakup keterbukaan informasi serta hubungan yang konstruktif dengan media, pemerintah, dan masyarakat. “Kami percaya bahwa komunikasi yang terbuka dan kolaboratif dapat memperkuat ekosistem informasi di daerah dan mempercepat pembangungan yang inklusif,” ujar Cindy.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Dewan Pers atas kerja sama yang terjalin, serta kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi. “Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi pengembangan pers di Kabupaten Dompu dan Bima, serta terjalin erat kolaborasi yang berkelanjutan,” tandasnya. (Nia/ad
31,310 total views, 2 views today









