• Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Login
TOFO NEWS
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
TOFO NEWS
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Puskesmas Nangakara Catat 9 dari 21 Kematian Bayi di Dompu Sepanjang 2026

admintofo by admintofo
14 Oktober 2026
in Kesehatan
0
Puskesmas Nangakara Catat 9 dari 21 Kematian Bayi di Dompu Sepanjang 2026

DOMPU – Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu mencatat 21 kematian bayi sepanjang tahun 2026. Kasus tersebar di delapan wilayah layanan puskesmas. Wilayah kerja Puskesmas Nangakara menyumbang angka tertinggi, yakni sembilan bayi. Angka itu hampir separuh dari seluruh kasus di kabupaten ini.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Dompu, Annike Kusumawati, S.SiT., M.Kes., menjelaskan bahwa kematian bayi itu terutama disebabkan oleh aspiksia dan bayi berat lahir rendah (BBLR).

Berdasarkan data yang dihimpun, kematian bayi menurut wilayah layanan puskesmas adalah sebagai berikut, Puskesmas Nangakara 9 bayi, Puskesmas Kempo 4 bayi, Puskesmas Rasabou 2 bayi, Puskesmas Calabai 2 bayi, Puskesmas Dompu Timur 1 bayi, Puskesmas Dompu Barat 1 bayi, Puskesmas Soriutu 1 bayi, dan Puskesmas Kilo 1 bayi

Nangakara menyumbang sekitar 43 persen dari total kematian bayi. Kempo berada di urutan kedua dengan empat kasus, atau sekitar 19 persen. Dua wilayah ini bersama-sama menyumbang 13 dari 21 kematian, atau sekitar 62 persen. Enam puskesmas lainnya mencatat satu sampai dua kasus.

Sebaran yang timpang itu menunjukkan masalah kesehatan bayi di Dompu terkonsentrasi di beberapa titik. Nangakara dan Kempo menjadi wilayah yang paling perlu diperhatikan dalam pembenahan layanan.

Aspiksia adalah kondisi ketika bayi gagal bernapas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Akibatnya, otak dan organ vital kekurangan oksigen. Kondisi ini sering berkaitan dengan persalinan yang berlangsung lama atau sulit, dan dengan keterlambatan penanganan.

BBLR adalah kondisi bayi yang lahir dengan berat kurang dari 2.500 gram. Daya tahan tubuh dan organ bayi BBLR belum matang, sehingga mereka lebih rentan mengalami gangguan pernapasan, infeksi, dan hipotermia. BBLR kerap berhubungan dengan kelahiran prematur serta kondisi ibu selama hamil, seperti kekurangan gizi dan anemia.

Selain kematian bayi, Annike menyampaikan data penyebab kematian ibu sepanjang 2026. Perdarahan dan eklamsia menjadi dua penyebabnya, dan semua kasus berasal dari wilayah layanan Puskesmas Dompu Timur.

Perdarahan saat atau setelah persalinan dapat merenggut nyawa ibu dalam waktu singkat jika tidak segera ditangani. Eklamsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai kejang akibat tekanan darah tinggi. Kondisi ini biasanya didahului preeklamsia, yang sebenarnya dapat dikenali lewat pemeriksaan kehamilan secara rutin.

Seluruh kasus kematian ibu terpusat di satu wilayah layanan. Pola ini memberi petunjuk bahwa pemeriksaan kehamilan, deteksi dini risiko, dan sistem rujukan di Dompu Timur perlu mendapat perhatian khusus.
Annike menjelaskan, setiap ada kasus kematian, puskesmas langsung melakukan pelacakan kasus. Hasilnya dicatat dan diinput ke aplikasi Maternal Perinatal Death Notification (MPDN).

Setelah itu, Dinas Kesehatan menggelar audit maternal perinatal. Audit ini mengkaji penyebab kematian, menentukan tindakan yang harus dilakukan ketika kasus serupa terjadi, dan merumuskan langkah pencegahan agar kejadian tidak terulang.

Dinas Kesehatan juga menjalankan kegiatan on the job training (OJT) kegawatdaruratan di rumah sakit. Pesertanya bidan, perawat, dan dokter puskesmas. Setelah pelatihan, Dinas Kesehatan mengevaluasi semua puskesmas yang mengikutinya.

Langkah-langkah itu sejalan dengan dua penyebab utama kematian bayi. Aspiksia menuntut tenaga kesehatan yang cekatan menangani bayi pada menit-menit pertama setelah lahir. Perdarahan dan eklamsia menuntut ketepatan mengenali tanda bahaya dan merujuk ibu tanpa terlambat. Pelatihan kegawatdaruratan langsung di rumah sakit menjadi cara mengasah kemampuan itu.

Dalam dunia kesehatan, keselamatan ibu dan bayi saling berkaitan. Ibu yang mengalami komplikasi saat hamil atau bersalin membuat bayinya ikut berisiko. Ibu yang kekurangan gizi dan anemia lebih mungkin melahirkan bayi BBLR. Persalinan yang terlambat ditangani dapat menyebabkan bayi mengalami aspiksia.

Karena itu, pembenahan layanan bagi ibu hamil dan bersalin berpengaruh langsung pada angka kematian bayi. Pemeriksaan kehamilan teratur, pemantauan tekanan darah dan kadar hemoglobin, persalinan di fasilitas kesehatan, serta rujukan cepat menjadi kunci menekan kasus serupa.

Data Dinas Kesehatan memperlihatkan bahwa persoalan kematian ibu dan bayi di Dompu memiliki alamat yang jelas. Nangakara dan Kempo mencatat kematian bayi terbanyak, sedangkan Dompu Timur menjadi pusat kasus kematian ibu. Dengan peta itu, intervensi dapat diarahkan ke wilayah yang paling membutuhkan, termasuk pendampingan ibu hamil berisiko dan kesiapan peralatan resusitasi bayi.

Setiap angka dalam data ini mewakili satu keluarga yang kehilangan. Menekan jumlahnya membutuhkan kerja bersama antara dinas kesehatan, puskesmas, bidan desa, pemerintah desa, dan keluarga. (Idin/adv)

 7,155 total views,  7,155 views today

admintofo

admintofo

Artikel Sejenis

RSUD Dompu: 92 Persen Pasien Dibiayai Jaminan Kesehatan
Kesehatan

RSUD Dompu: 92 Persen Pasien Dibiayai Jaminan Kesehatan

13 Oktober 2026
Kolaborasi Besar Penanganan Katarak di Kabupaten Dompu
Kesehatan

Kolaborasi Besar Penanganan Katarak di Kabupaten Dompu

8 Oktober 2026
Dompu Dapat Kucuran APBD I Rp 14 M Untuk Revitalisasi DAM Kadindi
Kesehatan

Hari Penglihatan Sedunia 2026: Komitmen Bupati Bambang Firdaus Memperkuat Layanan Mata

7 Oktober 2026
Langkah Strategis Dinas Kesehatan Dompu Perkuat Akurasi Data ASPAK
Kesehatan

Langkah Strategis Dinas Kesehatan Dompu Perkuat Akurasi Data ASPAK

6 Oktober 2026
Dua Jalur Bayar di RSUD Dompu: QRIS untuk yang Siap, Tunai untuk yang Belum
Kesehatan

Dua Jalur Bayar di RSUD Dompu: QRIS untuk yang Siap, Tunai untuk yang Belum

5 Oktober 2026
CT Scan Segera Hadir di RSUD Dompu, Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Daerah
Kesehatan

CT Scan Segera Hadir di RSUD Dompu, Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Daerah

3 Oktober 2026

Berita Terbaru

Puskesmas Nangakara Catat 9 dari 21 Kematian Bayi di Dompu Sepanjang 2026

Puskesmas Nangakara Catat 9 dari 21 Kematian Bayi di Dompu Sepanjang 2026

14 Oktober 2026
RSUD Dompu: 92 Persen Pasien Dibiayai Jaminan Kesehatan

RSUD Dompu: 92 Persen Pasien Dibiayai Jaminan Kesehatan

13 Oktober 2026
Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Perkuat Kemitraan Strategis, Tingkatkan Layanan kepada Masyarakat

Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Perkuat Kemitraan Strategis, Tingkatkan Layanan kepada Masyarakat

13 Oktober 2026
Kolaborasi Besar Penanganan Katarak di Kabupaten Dompu

Kolaborasi Besar Penanganan Katarak di Kabupaten Dompu

8 Oktober 2026
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Tajuk
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Berita Lainnya
    • Pembangunan
    • Parlementaria
    • Peristiwa
    • Investigasi
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Humaniora
    • Teknologi
  • Informasi Lainnya
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan
    • Tentang
    • Redaksi
    • Kontak
  • Login

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist