DOMPU — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-211 Kabupaten Dompu berlangsung dengan nuansa berbeda. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan upacara formal, perayaan kali ini digelar dalam suasana sederhana tanpa gegap gempita upacara. Seluruh warga yang hadir di Pesta diarahkan ke kursi yang disiapkan untuk duduk bersama tanpa sekat sebagai simbol kebersamaan, kesederhanaan, dan persaudaraan. 
Bupati Dompu Bambang Firdaus SE, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum hari jadi tidak sekadar menjadi ajang seremonial atau napak tilas sejarah, melainkan ruang refleksi atas perjalanan pembangunan daerah. “Momentum hari jadi bukan sekadar kegiatan napak tilas pembangunan daerah, tetapi juga sebagai refleksi dan ajang memupuk persatuan serta kebersamaan,” ujarnya di hadapan para undangan.
Menurutnya, peringatan HUT ke-211 ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengabdi kepada masyarakat serta mendorong semangat untuk menata masa depan Dompu yang lebih baik.
Dengan mengusung tema “Bergerak Bersama untuk Dompu Maju”, Bupati menggambarkan pembangunan daerah sebagai sebuah orkestrasi yang membutuhkan soliditas dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, religius, berkeadilan, dan berbudaya.
“Transformasi ini menggambarkan bahwa pembangunan membutuhkan kebersamaan, persaudaraan, dan kesederhanaan,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan capaian pembangunan daerah selama satu tahun terakhir yang menunjukkan tren positif. Tingkat kemiskinan pada 2025 tercatat menurun sebesar 0,45 persen, dari 11,59 persen atau 32.080 jiwa pada 2024 menjadi 11,15 persen atau 31.270 jiwa.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan sebesar 0,99 poin atau tumbuh 1,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi juga meningkat dari 3,62 persen pada 2024 menjadi 4,75 persen pada 2025, dengan sektor pertanian dan perikanan sebagai penyumbang utama.
Produksi pertanian menunjukkan capaian signifikan, dengan produksi padi mencapai 204.214 ton dan jagung sebesar 432.280 ton sepanjang 2025. Seiring dengan itu, pendapatan per kapita masyarakat juga meningkat dari Rp36,12 juta menjadi Rp38,11 juta.
Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya layanan yang cepat, transparan, akuntabel, serta mudah diakses masyarakat. “Pelayanan publik harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat dengan prinsip 5S yakni senyum, sapa, salam, sopan, santun serta didukung pemanfaatan teknologi,” tegasnya.
Pada momentum tersebut, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong dalam membangun daerah. Ia optimistis, dengan sinergi yang kuat, Dompu dapat mencapai kemajuan yang berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari DPRD, Forkopimda, TNI/Polri, alim ulama, hingga masyarakat luas yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. “Dengan semangat Hari Jadi ke-211, mari terus menyalakan api semangat membangun Dompu menuju daerah yang sejahtera dan diberkahi,” pungkasnya. (Alfatih/*)
19,323 total views, 4 views today










