DOMPU — Usia 211 tahun Kabupaten Dompu hari ini merupakan cerminan dari ketahanan, kerja keras, serta jati diri masyarakat yang terus bergerak maju menghadapi berbagai tantangan. Hal ini disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) L.H. Muhammad Iqbal yang dibacakan oleh Sekda NTB Abdul Chair Ak, pada puncak perayaan Hari jadi Kabupaten Dompu yang digelar di halaman gedung Pemkab Dompu lapangan Beringin, Sabtu 11/04/2026.

Katanya, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-211 Kabupaten Dompu bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mendorong lompatan pembangunan yang lebih progresif dan berkelanjutan. “Hari ini kita tidak sekadar memperingati bertambahnya usia Kabupaten Dompu, tetapi merayakan ketahanan dan perjalanan panjang daerah ini. Dompu bukan hanya tentang masa lalu, tetapi tentang keberanian untuk terus bergerak maju,” ujarnya.
Ia menekankan tema tahun ini, “Bergerak Bersama Dompu Maju”, bukan sekadar slogan, melainkan panggilan kolektif untuk mempercepat kerja pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, pelaksanaan pembangunan di kabupaten Dompu sudah menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari penguatan pendapatan daerah, perluasan akses layanan kesehatan, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang semakin akuntabel. “Ini bukan capaian kecil, tetapi fondasi. Namun fondasi saja tidak cukup—kita harus membangun lompatan,” tegasnya.
Gubernur juga menyoroti kekuatan Dompu di sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta potensi pariwisata seperti kawasan Tambora yang telah dikenal luas. Namun, ia mengingatkan bahwa ke depan, daerah tidak cukup hanya mengandalkan potensi, melainkan harus mampu menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi. “Daerah yang maju bukan yang sekadar kaya sumber daya, tetapi yang mampu mengolahnya menjadi kesejahteraan,” ujarnya.
Ia mendorong pembangunan yang lebih fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor unggulan berbasis hilirisasi, serta pelayanan publik yang berkualitas. Pemerintah Provinsi NTB, lanjutnya, akan terus hadir sebagai mitra strategis dalam pembangunan di kabupaten Dompu.
Dalam hal kinerja Pemerintah Provinsi NTB, gubernur memaparkan sejumlah prestasi yang sudah dicapai diantaranya. Realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai sekitar Rp 1,27 triliun dengan kontribusi pendapatan asli daerah yang terus meningkat. Selain itu, Dompu juga mencatatkan predikat SAKIP B serta meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 11 kali berturut-turut.
Di sektor pelayanan publik, cakupan Universal Health Coverage (UHC) telah mencapai sekitar 98 persen, menandakan hampir seluruh masyarakat telah memiliki akses layanan kesehatan. Sementara di bidang inovasi, Dompu berhasil meraih predikat kabupaten sangat inovatif pada Innovative Government Award 2025.
Gubernur juga mengapresiasi pelaksanaan 10 proyek strategis daerah tahun 2025 yang mencakup pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, penyediaan air bersih, penguatan kawasan permukiman, peningkatan layanan kesehatan, hingga penyediaan ruang publik ramah lingkungan.
“Langkah-langkah ini menjadi fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan mengurangi kesenjangan antarwilayah,” ujarnya. (idin)
21,129 total views, 2 views today









