• Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Login
TOFO NEWS
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
TOFO NEWS
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Dorong Profesionalisme Tenaga Kesehatan, Dinkes Dompu Terapkan Uji Kompetensi Berbasis CAT

admintofo by admintofo
13 Agustus 2026
in Kesehatan
0
Dorong Profesionalisme Tenaga Kesehatan, Dinkes Dompu Terapkan Uji Kompetensi Berbasis CAT

DOMPU — Suasana tertib dan penuh konsentrasi mewarnai ruang laboratorium komputer SMKN 1 Dompu selama pelaksanaan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan Berbasis Computer Assisted Test (CAT) Periode Agustus 2026.

Agenda pengujian tersebut terbagi ke dalam dua gelombang utama, yaitu pada 3–5 Agustus dan 10–12 Agustus 2026. Langkah strategis ini diselenggarakan secara terencana oleh Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di bawah Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu.

Evaluasi komprehensif ini menyasar para pejabat fungsional kesehatan yang mengabdi di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan daerah, mulai dari pusat kesehatan masyarakat hingga rumah sakit umum daerah di seluruh wilayah Kabupaten Dompu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Omiyati Fatimah, S.E., menegaskan pentingnya pengujian kompetensi ini sebagai pilar utama peningkatan mutu layanan medis daerah. Katanya, penguatan kapasitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Dompu menuntut pembenahan yang bersifat menyeluruh dan berkesinambungan.

Ketersediaan gedung pelayanan yang representatif maupun kelengkapan peralatan medis modern merupakan sarana pendukung penting, namun kunci utama keselamatan serta kepuasan pasien tetap berada pada keahlian para tenaga kesehatan yang bertugas di garda terdepan.

Kesadaran mendalam akan posisi vital sumber daya manusia inilah yang mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu menetapkan standar evaluasi yang ketat, transparan, dan terukur. Melalui pengujian kompetensi secara berkala, jaminan terhadap mutu pelayanan medis dapat dipelihara secara konsisten di seluruh wilayah pelayanan.

Penerapan sistem Computer Assisted Test (CAT) dalam uji kompetensi periode ini membawa perubahan positif pada tata cara penilaian pegawai fungsional di lingkungan dinas kesehatan. Omiyati Fatimah menjelaskan bahwa penggunaan media digital berbasis komputer memungkinkan seluruh proses pengujian berlangsung secara terukur, objektif, dan terstruktur sesuai mekanisme nasional yang baku.

Peserta ujian mengerjakan soal-soal standar yang dirancang khusus untuk menguji tingkat pemahaman teoritis, regulasi teknis, serta analisis kasus medis secara langsung. Sistem CAT efektif menutup peluang kecurangan, mempercepat proses pengolahan data hasil tes, serta memberikan kepastian bagi peserta mengenai hasil evaluasi yang mereka capai secara langsung setelah ujian selesai.

Proses pengujian dalam uji kompetensi jabatan fungsional kesehatan dirancang untuk mengukur tiga dimensi utama kapasitas tenaga kesehatan, yaitu pengetahuan teknis, keterampilan praktis, serta sikap kerja profesional.

Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi utama dalam menilai apakah seorang aparatur siap mengemban tanggung jawab medis serta administratif yang lebih tinggi. Omiyati Fatimah menyampaikan bahwa kelulusan dalam uji kompetensi ini menjadi persyaratan mutlak bagi pejabat fungsional yang hendak mengajukan kenaikan jenjang jabatan ke tingkat setingkat lebih tinggi.

Kenaikan tingkat dari jenjang terampil ke mahir, maupun dari jenjang ahli pertama ke ahli muda dan seterusnya, memerlukan pembuktian legal atas penguasaan ilmu pengetahuan yang linier dengan bidang tugasnya.

Keanekaragaman profesi yang terlibat dalam pelaksanaan uji kompetensi periode Agustus 2026 mencerminkan kompleksitas ekosistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Dompu. Sebanyak 14 profesi jabatan fungsional kesehatan tercatat mengikuti evaluasi ini.

Kelompok profesi medis dan keperawatan diwakili oleh dokter, dokter gigi, perawat, serta bidan. Pada ranah kefarmasian dan penunjang medis, terdapat profesi apoteker, asisten apoteker, fisioterapis, teknisi transfusi darah, penata anestesi, serta terapis gigi dan mulut.

Sementara itu, bidang pencegahan, kesehatan mental, serta manajemen melibatkan tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, psikolog klinis, nutrisionis, serta pejabat administrasi kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu Omiyati Fatimah menekankan bahwa keberadaan beragam disiplin ilmu kesehatan tersebut membuktikan bahwa kualitas pelayanan publik yang paripurna bergantung pada sinergi antarprofesi.

Setiap bidang tugas memiliki kontribusi spesifik yang saling melengkapi dalam rantai perawatan pasien. Seorang dokter memerlukan dukungan data akurat dari penata anestesi dan teknisi transfusi darah sewaktu tindakan pembedahan.

Perawat dan bidan mengawal proses pemulihan pasien di ruang rawat, sementara nutrisionis dan tenaga promosi kesehatan memastikan edukasi pencegahan penyakit sampai ke masyarakat luas. Pengujian kompetensi yang mencakup seluruh spektrum profesi ini memastikan bahwa seluruh mata rantai pelayanan medis di Kabupaten Dompu bergerak dengan standar kualitas yang setara dan saling menopang.

Seksi SDMK Bidang SDK Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu memegang peranan kunci dalam mengorkestrasikan program penguatan kapasitas ini. Omiyati Fatimah memandang pembinaan jabatan fungsional sebagai bentuk investasi jangka panjang terhadap aset terbesar daerah, yaitu keselamatan jiwa dan kesejahteraan masyarakat.

Tuntutan dunia medis yang terus berkembang seiring munculnya variasi tantangan kesehatan baru serta dinamika teknologi medis mengharuskan setiap tenaga kesehatan untuk terus memperbarui ilmu pengetahuan mereka. Uji kompetensi hadir sebagai pendorong agar para profesional medis senantiasa mengasah keahlian diri dan tidak terjebak dalam pola kerja rutin tanpa peningkatan kualifikasi.

Seiring dengan makin tingginya jenjang jabatan fungsional yang dipangku oleh seorang tenaga kesehatan, tuntutan terhadap penguasaan materi teknis serta kepemimpinan klinis juga semakin besar.

Pejabat fungsional jenjang lanjut dituntut mampu memberikan keputusan klinis yang tepat dalam kondisi darurat serta mampu membimbing rekan sejawat di lingkungan kerjanya. Omiyati Fatimah menegaskan bahwa sistem pembinaan karir yang berbasis pada uji kompetensi memberikan ruang tumbuh yang adil. Para pegawai yang secara sungguh-sungguh belajar dan mengasah kemampuannya memiliki peluang terbuka untuk naik jenjang karir secara transparan tanpa hambatan subjektif.

Pelaksanaan uji kompetensi di SMKN 1 Dompu juga menjadi cerminan dari komitmen tata kelola pemerintahan yang akuntabel di Kabupaten Dompu. Penggunaan fasilitas sekolah kejuruan sebagai pusat ujian berbasis komputer menunjukkan efisiensi pemanfaatan sarana daerah dalam mendukung program-program prioritas pemerintah daerah.

Sinergi lintas sektor antara Dinas Kesehatan dan pihak lembaga pendidikan ini memastikan seluruh sarana prasarana pengujian, mulai dari jaringan komputer hingga kestabilan koneksi internet, berjalan lancar selama enam hari masa ujian.

Muara akhir dari seluruh rangkaian pengujian kompetensi berbasis CAT periode Agustus 2026 ini berujung pada peningkatan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Omiyati Fatimah menyatakan bahwa warga Kabupaten Dompu berhak mendapatkan penanganan medis dari tenaga kesehatan yang teruji, cakap, serta memiliki etika kerja yang tinggi.

Ketika seorang bidan di pelosok desa memiliki kompetensi yang terverifikasi standar nasional, atau ketika seorang petugas administrasi kesehatan di puskesmas mampu mengelola sistem rujukan secara cepat dan akurat, maka derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan dapat terangkat.

Penyelenggaraan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan Periode Agustus 2026 menjadi bukti nyata komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu dalam membangun fondasi pelayanan publik yang handal. Penguatan kompetensi aparatur kesehatan merupakan ikhtiar berkelanjutan yang memberikan dampak nyata bagi daerah.

Langkah terukur melalui pemanfaatan teknologi CAT ini menempatkan Kabupaten Dompu sebagai daerah yang responsif dalam mengawal profesionalisme ASN di bidang kesehatan, demi terwujudnya masyarakat Dompu yang sehat, produktif, dan sejahtera. (Adv)

 25,825 total views,  2 views today

admintofo

admintofo

Artikel Sejenis

Kolaborasi Besar Penanganan Katarak di Kabupaten Dompu
Kesehatan

Kolaborasi Besar Penanganan Katarak di Kabupaten Dompu

8 Oktober 2026
Dompu Dapat Kucuran APBD I Rp 14 M Untuk Revitalisasi DAM Kadindi
Kesehatan

Hari Penglihatan Sedunia 2026: Komitmen Bupati Bambang Firdaus Memperkuat Layanan Mata

7 Oktober 2026
Langkah Strategis Dinas Kesehatan Dompu Perkuat Akurasi Data ASPAK
Kesehatan

Langkah Strategis Dinas Kesehatan Dompu Perkuat Akurasi Data ASPAK

6 Oktober 2026
Dua Jalur Bayar di RSUD Dompu: QRIS untuk yang Siap, Tunai untuk yang Belum
Kesehatan

Dua Jalur Bayar di RSUD Dompu: QRIS untuk yang Siap, Tunai untuk yang Belum

5 Oktober 2026
CT Scan Segera Hadir di RSUD Dompu, Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Daerah
Kesehatan

CT Scan Segera Hadir di RSUD Dompu, Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Daerah

3 Oktober 2026
RSUD Dompu Belum Punya Dokter Spesialis Mata yang Bisa Operasi, Direktur Dorong Putra Daerah Sekolah Spesialis
Kesehatan

RSUD Dompu Ingatkan Korban dan Pelaku Perkelahian Tak Ditanggung BPJS, Orang Tua Wajib Ekstra Waspada

3 Oktober 2026

Berita Terbaru

Kolaborasi Besar Penanganan Katarak di Kabupaten Dompu

Kolaborasi Besar Penanganan Katarak di Kabupaten Dompu

8 Oktober 2026
Dompu Dapat Kucuran APBD I Rp 14 M Untuk Revitalisasi DAM Kadindi

Hari Penglihatan Sedunia 2026: Komitmen Bupati Bambang Firdaus Memperkuat Layanan Mata

7 Oktober 2026
Langkah Strategis Dinas Kesehatan Dompu Perkuat Akurasi Data ASPAK

Langkah Strategis Dinas Kesehatan Dompu Perkuat Akurasi Data ASPAK

6 Oktober 2026
Dua Jalur Bayar di RSUD Dompu: QRIS untuk yang Siap, Tunai untuk yang Belum

Dua Jalur Bayar di RSUD Dompu: QRIS untuk yang Siap, Tunai untuk yang Belum

5 Oktober 2026
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Tajuk
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Berita Lainnya
    • Pembangunan
    • Parlementaria
    • Peristiwa
    • Investigasi
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Humaniora
    • Teknologi
  • Informasi Lainnya
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan
    • Tentang
    • Redaksi
    • Kontak
  • Login

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist