MATARAM — Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, secara terbuka menyampaikan harapan dan dukungannya agar Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, bersedia maju sebagai Ketua Umum KONI NTB. Dukungan ini muncul seiring persiapan NTB sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 bersama NTT.
Katanya, sebagai kepala daerah tuan rumah, Iqbal secara otomatis ditunjuk sebagai Ketua Pengurus Besar (PB) PON untuk wilayah NTB. Posisi ini menempatkan gubernur pada peran sentral dalam mengoordinasikan seluruh persiapan event olahraga empat tahunan tersebut, mulai dari pembangunan venue, penyiapan atlet, hingga pengelolaan anggaran yang jumlahnya tidak kecil.
Marciano menilai penyatuan dua jabatan strategis, yakni Ketua PB PON dan Ketua Umum KONI NTB, dalam satu figur akan mempercepat proses kerja jelang PON. Menurutnya, ketika kedua posisi dipegang oleh orang yang sama, birokrasi bisa dipangkas, koordinasi lintas sektor lebih mudah dilakukan, dan pengambilan keputusan strategis terkait anggaran serta infrastruktur olahraga dapat berjalan lebih taktis dan efisien. Skema ini dianggap penting mengingat waktu persiapan menuju 2028 semakin terbatas, sementara kebutuhan pembangunan fasilitas olahraga di NTB masih cukup besar.
Kalkulasi politik dan organisasi ini pula yang mendasari harapan KONI Pusat agar Iqbal mau turun langsung memimpin organisasi olahraga di daerahnya, bukan sekadar menjabat sebagai penanggung jawab PB PON semata.
Meski demikian, dinamika di internal cabang olahraga (Cabor) NTB belum sepenuhnya seragam. Sejumlah pengurus Cabor disebut masih menginginkan Mori Hanafi kembali memimpin KONI NTB untuk periode mendatang. Mori sebelumnya dikenal memiliki jaringan kuat di kalangan pengurus cabang olahraga daerah dan dianggap berpengalaman dalam mengelola organisasi keolahragaan di tingkat provinsi.
Kondisi ini membuka kemungkinan munculnya dua kubu preferensi dalam pemilihan Ketua Umum KONI NTB mendatang, satu kubu mendukung konsolidasi kekuasaan di tangan gubernur demi efisiensi persiapan PON, dan kubu lain tetap ingin mempertahankan figur lama yang dinilai sudah teruji memimpin organisasi cabang olahraga.
Belum ada pernyataan resmi dari Lalu Muhamad Iqbal terkait kesediaannya maju dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI NTB. Publik olahraga di NTB kini menanti sikap resmi gubernur, sekaligus menunggu bagaimana proses konsolidasi antara KONI Pusat, pemerintah provinsi, dan Cabor daerah akan berlangsung menjelang gelaran PON XXII/2028 yang tinggal menghitung tahun. (Didat)
15,460 total views, 16 views today










