ADVERTISEMENT
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak
Jumat, 21 Agustus 2026
  • Login
TOFO NEWS
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
TOFO NEWS
No Result
View All Result
Home Olahraga

Iqbal dan Mori Tersandung TMS, Musprov KONI NTB Diuji Jelang PON 2028

admintofo by admintofo
21 Agustus 2026
in Olahraga
0
Iqbal dan Mori Tersandung TMS, Musprov KONI NTB Diuji Jelang PON 2028

DOMPU — Proses Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Nusa Tenggara Barat memasuki babak yang tidak terduga. Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) menetapkan dua bakal calon Ketua Umum KONI NTB periode 2026-2030, yakni Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan petahana Mori Hanafi, tidak memenuhi syarat (TMS). Keputusan itu diumumkan Wakil Ketua TPP, Andik Budi Hariono, di Sekretariat KONI NTB, Selasa (18/8/2026).

Pemerhati olahraga daerah. Pengurus Harian PSTI NTB sekaligus pemerhati olahraga asal Kabupaten Dompu, Mohammad Subahan

Menurut penjelasan TPP, gugurnya Mori disebabkan turunnya jumlah dukungan sah di bawah ambang batas 30 persen setelah sejumlah surat dukungan dinyatakan ganda. Persoalan Iqbal berbeda. Ia dinyatakan gugur karena syarat pengalaman kepengurusan organisasi keolahragaan yang belum pernah dijabat sang Gubernur, bukan karena kekurangan dukungan.

Keputusan TPP ini langsung menuai reaksi dari kalangan pemerhati olahraga daerah. Pengurus Harian PSTI NTB sekaligus pemerhati olahraga asal Kabupaten Dompu, Mohammad Subahan, menilai TPP semestinya tetap membuka jalan bagi keduanya untuk lolos sebagai calon ketua. Dia menyoroti sikap Iqbal yang secara terbuka mengakui belum pernah menjadi pengurus KONI NTB, tanpa berupaya menutupi kekurangan itu dengan klaim administratif.

“Ukuran seorang Gubernur sebenarnya bisa saja dia membuat surat administrasi bahwa pernah menjadi pengurus KONI atau menjadi pengurus Cabor Provinsi. Sisi kebesaran jiwa Pak Iqbal ini yang harus dilihat sehingga menurut saya Pak Iqbal harus diloloskan sebagai calon ketua pada Musprov KONI NTB,” ujar Subahan.

Dia menambahkan penilaian serupa untuk Mori Hanafi. Rekam jejak Mori memimpin KONI NTB selama satu periode terakhir, lanjut Subahan, layak dipandang sebagai jasa dalam pembangunan olahraga daerah, sehingga sepatutnya tetap diberi ruang untuk maju sebagai calon ketua. “Mereka, Pak Iqbal dan Pak Mori adalah orang baik yang patut diberi penghargaan untuk memimpin KONI NTB,” kata Subahan.

Seharusnya lanjut Subahan, keduanya diloloskan saja oleh TPP KONI NTB. Karena, posisi Iqbal sebagai Gubernur NTB dan Mori sebagai petahana Ketua KONI NTB membuat keputusan TMS ini terasa tidak relevan dengan cita-cita pembangunan olahraga daerah. Dia menyebut sangat ironis apabila sosok setingkat Gubernur justru tersandung syarat administrasi semacam ini.

“Kalau seandainya sekelas Gubernur mau memalsukan SK sebagai pengurus cabor atau pengurus KONI, itu bisa saja. Jangankan sekelas Gubernur, orang biasa saja bisa memalsukan surat semacam itu kalau Pak Iqbal mau. Tetapi Pak Iqbal sadar itu hal yang tidak mungkin dilakukan,” ujar Subahan.

Katanya, praktik semacam itu sebenarnya bukan hal asing dalam pengelolaan organisasi cabang olahraga selama ini. Menurutnya, sejumlah ketua cabor maupun ketua KONI di berbagai daerah kerap tetap dilantik meski tidak sepenuhnya memenuhi persyaratan administratif serupa, karena pertimbangan utamanya adalah kebutuhan organisasi cabor bersangkutan. Atas dasar itu, Subahan menilai keputusan menggugurkan Mori sebagai petahana juga tidak rasional.

“Saya kira TPP KONI NTB khilaf dalam mengambil keputusan. Kalau hanya persoalan dukungan ganda, TPP bisa langsung mendatangi KONI atau cabor yang memberikan dukungan tersebut untuk klarifikasi. Masa perbaikan yang tersedia semestinya bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh TPP,” ungkap Subahan.

Status TMS terhadap dua bakal calon ini memunculkan persoalan teknis baru tentang siapa yang berwenang menentukan langkah lanjutan, karena Mori Hanafi selaku Ketua KONI NTB yang masih aktif menjabat justru termasuk pihak yang dinyatakan gugur dalam proses pencalonan.

Situasi ini berpotensi membuat jadwal Musorprov, yang semula ditargetkan tuntas akhir Agustus, mundur dari rencana apabila TPP dan pengurus KONI NTB tidak segera menyepakati opsi lanjutan, baik berupa masa sanggah, perpanjangan pendaftaran, maupun arahan resmi dari KONI Pusat.

Persoalan suksesi ini berlangsung ketika NTB tengah bersiap menyongsong agenda besar sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028, bersama Nusa Tenggara Timur dan DKI Jakarta. Gubernur Iqbal maupun Mori Hanafi berulang kali menegaskan bahwa suksesi kepemimpinan KONI seharusnya tidak mengganggu konsolidasi menuju PON, mengingat persiapan venue, pembinaan atlet, hingga sistem pertandingan digital yang mulai diuji coba sejak Porprov NTB 2026 memerlukan kepemimpinan yang solid dan berkesinambungan.

Soal pembiayaan, provinsi tuan rumah PON biasanya menanggung beban besar untuk pembangunan dan renovasi venue, akomodasi kontingen, hingga operasional pertandingan. Sumber pendanaannya lazim berasal dari kombinasi APBD provinsi, alokasi APBN, dan dukungan sponsor swasta. Kepastian kepemimpinan KONI NTB yang solid dan segera terbentuk akan menentukan kecepatan penyusunan proposal anggaran serta koordinasi lintas provinsi tuan rumah, sesuatu yang sulit berjalan optimal apabila kursi Ketua Umum KONI masih kosong menjelang tenggat persiapan PON 2028.

Subahan berharap TPP dan KONI Pusat dapat merumuskan jalan keluar, dengan membuka kembali masa pendaftaran, memberi kesempatan perbaikan berkas bagi kedua bakal calon, atau menempuh mekanisme lain sesuai statuta KONI. Seluruh masyarakatl olahraga NTB berharap keputusan yang diambil tetap menjaga soliditas organisasi menjelang pesta olahraga nasional dua tahun mendatang, sekaligus memberi ruang yang adil bagi tokoh-tokoh yang selama ini dinilai berjasa membesarkan olahraga daerah. (Rasya)

 29,345 total views,  29,345 views today

admintofo

admintofo

Artikel Sejenis

Dukungan Marciano Norman untuk Iqbal Pimpin KONI NTB Menguat Jelang PON 2028
Olahraga

Dukungan Marciano Norman untuk Iqbal Pimpin KONI NTB Menguat Jelang PON 2028

8 Agustus 2026
Pau Cubarsi, Sang Bek Muda yang Mengubah Wajah Piala Dunia 2026
Olahraga

Pau Cubarsi, Sang Bek Muda yang Mengubah Wajah Piala Dunia 2026

3 Agustus 2026
Arena Surfing PON 2028, Lakey Peak Pilihan Paling Logis untuk Indonesia
Olahraga

Arena Surfing PON 2028, Lakey Peak Pilihan Paling Logis untuk Indonesia

27 Juli 2026
Sengitnya Lintasan, Manisnya Kemenangan: Kisah Emas Bhim-Romeo di Porprov NTB
Olahraga

Sengitnya Lintasan, Manisnya Kemenangan: Kisah Emas Bhim-Romeo di Porprov NTB

22 Juli 2026
Persiapan Porwada PWI NTB 2026 Rampung 100 Persen, Gubernur Iqbal Dijadwalkan Hadir
Olahraga

Persiapan Porwada PWI NTB 2026 Rampung 100 Persen, Gubernur Iqbal Dijadwalkan Hadir

25 Juni 2026
Kunjungi Sekretariat PWI NTB, Ketua KONI Nyatakan Dukungan Penuh untuk Porwada 2026
Olahraga

Kunjungi Sekretariat PWI NTB, Ketua KONI Nyatakan Dukungan Penuh untuk Porwada 2026

9 Juni 2026

Berita Terbaru

Iqbal dan Mori Tersandung TMS, Musprov KONI NTB Diuji Jelang PON 2028

Iqbal dan Mori Tersandung TMS, Musprov KONI NTB Diuji Jelang PON 2028

21 Agustus 2026
KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Hari Kemerdekaan Bagi Pahlawan Devisa

KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Hari Kemerdekaan Bagi Pahlawan Devisa

20 Agustus 2026
Menghitung Mundur di Kas Pemkab Dompu : Kolaps yang Terus Ditunda

Saatnya Plt Kepala Dinas di Kabupaten Dompu Didefinitifkan

19 Agustus 2026
Syukur Mandar Mempertanyakan Manfaat Gemuknya Struktur Pemerintahan  bagi Rakyat

Syukur Mandar Mempertanyakan Manfaat Gemuknya Struktur Pemerintahan bagi Rakyat

19 Agustus 2026
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Tajuk
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Berita Lainnya
    • Pembangunan
    • Parlementaria
    • Peristiwa
    • Investigasi
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Humaniora
    • Teknologi
  • Informasi Lainnya
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan
    • Tentang
    • Redaksi
    • Kontak
  • Login

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist