• Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Login
TOFO NEWS
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
TOFO NEWS
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Dinkes Dompu: Belum Ada Kasus Influenza A, tapi ISPA Mulai Meningkat

admintofo by admintofo
20 Oktober 2026
in Kesehatan
0
Dinkes Dompu: Belum Ada Kasus Influenza A, tapi ISPA Mulai Meningkat

Screenshot

DOMPU — Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai terasa danpaknya pada kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan setempat mencatat kenaikan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare, sementara kewaspadaan terhadap chikungunya dan demam berdarah dengue (DBD) ikut ditingkatkan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Hj. Maria Ulfa, menyebut peningkatan itu belum masuk kategori signifikan. Namun dia meminta masyarakat tidak lengah, sebab penyakit yang muncul saat ini berbasis lingkungan.

Maria menjelaskan, pihaknya menjalankan surveilans ketat terhadap penyakit dengan gejala mirip influenza (influenza-like illness/ILI) maupun ISPA. Setiap laporan gejala disaring untuk memastikan ada atau tidaknya arah ke influenza A.

Influenza A adalah salah satu jenis virus flu yang menyerang sistem pernapasan (hidung, tenggorokan, dan paru-paru) dan memiliki kemampuan bermutasi dengan cepat sehingga berpotensi memicu epidemi musiman atau pandemi global.

Hingga kini, terang Maria, belum ada pelaporan kasus influenza A di Dompu. Yang tercatat baru ISPA dan pneumonia. Dari kegiatan turun lapangan untuk menelusuri influenza A itu, petugas justru menemukan kasus DBD, penyakit dengan gejala yang berbeda.

Karena kemarau panjang, penyakit pertama yang diwaspadai adalah chikungunya. Maria mengatakan, jika laporan kasus chikungunya terus naik, kemungkinan DBD ikut muncul tidak bisa diabaikan. Keduanya dibawa oleh nyamuk yang sama, yakni Aedes aegypti.

Dia meminta petugas kesehatan di lapangan terus menggencarkan sosialisasi. Warga yang mengalami demam dan panas tidak turun dalam tiga hari diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas.

ISPA dan Diare Meningkat

Menurut Maria, dampak kekeringan yang kini muncul adalah ISPA dan diare, meskipun kenaikannya belum signifikan. Katanya, wilayah yang paling terdampak kekeringan berada di Kecamatan Pajo, antara lain Desa Ranggo dan Desa Tembalae.

Meski begitu, kenaikan ISPA tidak terbatas pada daerah yang kekurangan air. Peningkatan juga terjadi di kecamatan dan puskesmas lain. Maria mengakui data lengkap belum bisa dipaparkan karena masih dihimpun petugas di puskesmas.

ISPA selalu tinggi di Dompu setiap kemarau. Maria menjelaskan, lonjakan serupa terjadi di banyak daerah saat musim kemarau maupun pancaroba, masa peralihan musim. Cuaca Dompu belakangan ekstrem cenderung dingin sekali saat pancaroba, lalu panas terik di waktu lain.

Dia membandingkan dengan masa lalu, ketika enam bulan hujan dan enam bulan kemarau datang teratur. Kala itu penyakit yang paling tinggi adalah diare, sedangkan ISPA jarang melonjak seperti sekarang.

Pola makan juga berperan. Maria menyebutkan, konsumsi makanan dan minuman manis kini lebih tinggi, terutama pada anak-anak. Es teh dan minuman sejenis banyak mengandung pemanis buatan yang dapat mengganggu sistem pernapasan. Cuaca terik lalu disusul minuman dingin menambah risiko.

Kelompok yang paling banyak terkena adalah balita. Kasus ISPA memang ada di usia dewasa, tetapi di Dompu penyakit ini lebih condong menyerang anak-anak.

Maria menyebut tiga langkah utama yang perlu dilakukan masyarakat. Pertama, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Cakupannya luas, mulai dari istirahat cukup, makan teratur, hingga gizi seimbang.

Dia juga menganjurkan warga yang tidak merokok untuk sementara menghindari paparan asap rokok. Perokok memang sulit dilarang, kata dia, tetapi asap rokok termasuk pemicu gangguan pernapasan sehingga sebaiknya dijauhi.

Kedua, menjaga lingkungan sekitar. Ketiga, segera ke fasilitas kesehatan jika muncul keluhan. Karena penyakit yang dihadapi saat ini berbasis lingkungan, kata Maria, kebersihan lingkungan menjadi kunci pencegahan.

Saat kemarau, warga di daerah kesulitan air dan kerap menampung air di drum atau bak dalam waktu lama. Penampungan yang terbuka dan jarang dikuras menjadi tempat berkembang biak jentik nyamuk Aedes aegypti, sehingga risiko chikungunya dan DBD tetap ada walau hujan tidak turun.

Kekurangan air bersih juga dapat berpengaruh pada kebiasaan cuci tangan dan kebersihan makanan, dua hal yang berkaitan erat dengan diare. Prinsip PHBS yang disampaikan Maria menjadi relevan di sini, karena kebiasaan sederhana di rumah ikut menentukan apakah penyakit musiman menyebar atau tidak.

Pada ISPA, perpindahan dari udara panas ke minuman dingin, debu kemarau, dan asap rokok di dalam rumah sama-sama dapat memperberat gangguan saluran napas anak. Balita menjadi kelompok rentan karena daya tahan tubuh mereka masih berkembang.

Maria menegaskan, pemantauan kasus terus dijalankan. Setiap laporan ILI, ISPA, dan pneumonia diperiksa untuk mendeteksi kemungkinan influenza A sejak dini. Sampai hari ini, belum ada satu pun kasus influenza A yang dilaporkan di Dompu.

Temuan DBD saat petugas turun melakukan surveilans influenza A menunjukkan manfaat pemantauan aktif. Dengan menelusuri gejala di lapangan, petugas dapat menemukan penyakit lain yang belum terlaporkan sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Data resmi dari seluruh puskesmas masih dikumpulkan. Angka itu akan menunjukkan seberapa besar kenaikan ISPA dan diare yang sebenarnya, dan wilayah mana yang perlu perhatian lebih.

Untuk sementara, pesan yang mengemuka dari Dinas Kesehatan Dompu sederhana. Jaga kebersihan diri dan rumah, batasi minuman manis dan dingin untuk anak, dan jangan menunda berobat saat demam tidak kunjung turun.

Dengan musim kemarau yang masih berjalan dan pancaroba yang segera tiba, kewaspadaan perlu dijaga. Kenaikan ISPA dan diare memang belum signifikan, tetapi pola tahun-tahun sebelumnya menunjukkan angka kasus dapat bergerak naik jika kebiasaan hidup bersih diabaikan. Kuncinya ada pada kebiasaan warga sehari-hari di rumah masing-masing dan sekitarnya. (Idin)

 5,763 total views,  4 views today

admintofo

admintofo

Artikel Sejenis

Dua Jalur Bayar di RSUD Dompu: QRIS untuk yang Siap, Tunai untuk yang Belum
Kesehatan

Aturan Klaim BPJS Makin Ketat, RSUD Dompu Perkuat Kemampuan Tenaga Kesehatan Lewat OJT GADAR

15 Oktober 2026
106 ODGJ Dirawat di Puskesmas Dompu Timur, Desa O’o Terbanyak dan Usia Produktif Mendominasi
Kesehatan

106 ODGJ Dirawat di Puskesmas Dompu Timur, Desa O’o Terbanyak dan Usia Produktif Mendominasi

15 Oktober 2026
Puskesmas Jadi Ujung Tombak Perawatan ODGJ di Dompu, 925 Pasien Terdata hingga September
Kesehatan

Puskesmas Jadi Ujung Tombak Perawatan ODGJ di Dompu, 925 Pasien Terdata hingga September

15 Oktober 2026
Layanan Kesehatan Jiwa di Puskesmas Dompu Kota
Kesehatan

Layanan Kesehatan Jiwa di Puskesmas Dompu Kota

15 Oktober 2026
Puskesmas Nangakara Catat 9 dari 21 Kematian Bayi di Dompu Sepanjang 2026
Kesehatan

Puskesmas Nangakara Catat 9 dari 21 Kematian Bayi di Dompu Sepanjang 2026

14 Oktober 2026
RSUD Dompu: 92 Persen Pasien Dibiayai Jaminan Kesehatan
Kesehatan

RSUD Dompu: 92 Persen Pasien Dibiayai Jaminan Kesehatan

13 Oktober 2026

Berita Terbaru

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

20 Oktober 2026
Dinkes Dompu: Belum Ada Kasus Influenza A, tapi ISPA Mulai Meningkat

Dinkes Dompu: Belum Ada Kasus Influenza A, tapi ISPA Mulai Meningkat

20 Oktober 2026
Dua Jalur Bayar di RSUD Dompu: QRIS untuk yang Siap, Tunai untuk yang Belum

Aturan Klaim BPJS Makin Ketat, RSUD Dompu Perkuat Kemampuan Tenaga Kesehatan Lewat OJT GADAR

15 Oktober 2026
106 ODGJ Dirawat di Puskesmas Dompu Timur, Desa O’o Terbanyak dan Usia Produktif Mendominasi

106 ODGJ Dirawat di Puskesmas Dompu Timur, Desa O’o Terbanyak dan Usia Produktif Mendominasi

15 Oktober 2026
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Tajuk
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Berita Lainnya
    • Pembangunan
    • Parlementaria
    • Peristiwa
    • Investigasi
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Humaniora
    • Teknologi
  • Informasi Lainnya
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan
    • Tentang
    • Redaksi
    • Kontak
  • Login

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist