• Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Login
TOFO NEWS
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
TOFO NEWS
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Logika yang Terbalik : Catatan Zainal Arifin atas Kas Dompu yang Menipis

admintofo by admintofo
12 Juni 2026
in Ekonomi
0
Logika yang Terbalik : Catatan Zainal Arifin atas Kas Dompu yang Menipis

Drs. Zainal Arifin, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dompu

DOMPU — Dalam tata kelola keuangan daerah, ada urutan yang sederhana namun nyaris sakral, susun dulu pendapatan, baru tentukan belanja. Bagi mantan Sekda Dompu Drs. Zainal Arifin, justru di titik itulah letak bermasalahnya keuangan Kabupaten Dompu, urutannya dibalik. Belanja yang menyetir pendapatan, bukan sebaliknya.

Ketika kabar kas daerah yang menipis dan terancam kolaps mengemuka, Zainal Arifin memilih tidak berhenti pada kekhawatiran. Ia menawarkan cara membaca persoalan, sekaligus jalan keluarnya.

Hati-hati ketika kas yang sempit

Titik berangkatnya adalah kenyataan hari ini, kas daerah yang tipis dan terbatas. Dari situ, kata Zainal, tidak ada pilihan selain bekerja lebih cermat.

“Memperhatikan posisi keuangan dan kas daerah sekarang yang sedang menipis, maka ke depan, bagi pengelola keuangan daerah harus lebih ekstra hati-hati dan cermat, terutama dalam mengelola belanja daerah dengan melakukan pendekatan skala prioritas yang ketat,” ujarnya.

Skala prioritas yang ketat, di sanalah kuncinya. Dalam kondisi normal, daerah bisa berbelanja dengan ruang gerak lebih longgar. Tapi ketika kas megap-megap, setiap rupiah yang keluar idealnya melewati saringan, benarkah ini mendesak?

Ketika belanja menyetir pendapatan

Yang paling disayangkan Zainal Arifin adalah cara target pendapatan asli daerah ditetapkan. Menurutnya, ada pemaksaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dipatok terlalu tinggi, target pajak daerah dikerek naik secara tidak rasional, semata demi menutup tuntutan belanja yang sudah telanjur besar.

“Patut disayangkan adanya pemaksaan mematok PAD yang terlalu tinggi dengan menaikkan target pajak daerah yang tidak rasional, hanya mengikuti tuntutan belanja,” katanya.

Seharusnya belanja menyesuaikan kemampuan kantong daerah, target pendapatan justru dipaksa membesar agar tampak sanggup membiayai ambisi belanja. Angka di atas kertas menjadi gagah, tetapi rapuh ketika diuji kenyataan.

Kenyataan itu memang tak ramah. Realisasi pajak daerah pada 2025 diperkirakan hanya sekitar Rp 28,25 miliar dari target Rp 33,45 miliar. Namun bukannya dikoreksi turun, target pada 2026 malah dinaikkan menjadi Rp 51,75 miliar, hampir dua kali lipat dari yang benar-benar berhasil dipungut. Sementara hingga pertengahan tahun, realisasi PAD baru menyentuh 7,47 persen, dan keseluruhan pendapatan daerah masih bertumpu pada dana transfer.

Mengembalikan urutan yang benar

Resep Zainal Arifin berangkat dari prinsip dasar yang ia sebut ideal adalah pendapatan disusun lebih dahulu, baru belanja menyesuaikan. Bukan belanja yang memerintah, melainkan kemampuan nyata daerah yang menjadi pijakan.

Ia bahkan menawarkan tolok ukur yang membumi. “Mematok target pendapatan daerah idealnya hanya menaikkan 10 persen dari realisasi tahun lalu,” ujarnya. Sebuah patokan yang menolak angka khayalan dan berpijak pada apa yang benar-benar pernah terkumpul.

Dua sisi yang harus berjalan bersama

Bagi Zainal, perbaikan tidak boleh berat sebelah. Di satu sisi, belanja harus dikunci ketat dan diarahkan hanya pada yang benar-benar perlu.

“Pengelola keuangan daerah harus benar-benar membatasi realisasi belanja daerah hanya kepada belanja yang benar-benar urgen, dengan prinsip hemat, efisien, dan efektif,” tegasnya.

Namun mengencangkan ikat pinggang saja, kata dia, tidak akan menyelesaikan masalah jika sumber pemasukan dibiarkan jalan di tempat. Karena itu, langkah penghematan harus berjalan beriringan dengan upaya membesarkan pendapatan dari akarnya.

“Selain melakukan pengetatan terhadap belanja, juga harus dibarengi dengan upaya dan langkah-langkah memaksimalkan PAD melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi,” ujarnya.

Intensifikasi, menggali lebih dalam dari sumber yang sudah ada, menambal kebocoran, merapikan pungutan yang selama ini bocor atau lalai. Ekstensifikasi lanjutnya adalah memperluas, menjangkau objek dan wajib pajak baru yang belum tersentuh. Dua jalan yang, bila ditempuh sungguh-sungguh, bisa menumbuhkan PAD tanpa harus berpura-pura lewat target yang muluk.

Pesan Zainal Arifin, pada akhirnya berkumpul pada satu kata yaitu disiplin. Disiplin menahan belanja, disiplin memasang target sesuai kenyataan, dan disiplin menggarap pendapatan dari sumber yang nyata.

Selama urutan itu masih terbalik, belanja dulu yang berbicara, pendapatan menyusul dengan angka yang dipaksakan, maka kas pemkab Dompu akan terus hidup di tepi jurang, menanti kiriman dari pusat sambil menahan napas. Memperbaikinya, kata Zainal, dimulai dari mengembalikan logika ke tempatnya semula. (Idin)

 11,528 total views,  11,528 views today

admintofo

admintofo

Artikel Sejenis

Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook
Ekonomi

Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

12 Juni 2026
ITDC Dorong UMKM Desa Penyangga ‘Naik Kelas’ dan Tumbuh Bersama Perkembangan The Mandalika
Ekonomi

ITDC Dorong UMKM Desa Penyangga ‘Naik Kelas’ dan Tumbuh Bersama Perkembangan The Mandalika

12 Juni 2026
Menghitung Mundur di Kas Pemkab Dompu : Kolaps yang Terus Ditunda
Ekonomi

Menghitung Mundur di Kas Pemkab Dompu : Kolaps yang Terus Ditunda

12 Juni 2026
The Mandalika Terus Tumbuh, Keterlibatan Stakeholder Jadi Fondasi Keberlanjutan Kawasan
Ekonomi

The Mandalika Terus Tumbuh, Keterlibatan Stakeholder Jadi Fondasi Keberlanjutan Kawasan

9 Juni 2026
Bank NTB Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan di Kota Bima
Ekonomi

Bank NTB Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan di Kota Bima

25 Mei 2026
Bank NTB Syariah Tegaskan Layanan Pembiayaan Dilaksanakan Sesuai Ketentuan yang Berlaku
Ekonomi

Bank NTB Syariah Tegaskan Layanan Pembiayaan Dilaksanakan Sesuai Ketentuan yang Berlaku

25 Mei 2026

Berita Terbaru

Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

12 Juni 2026
ITDC Dorong UMKM Desa Penyangga ‘Naik Kelas’ dan Tumbuh Bersama Perkembangan The Mandalika

ITDC Dorong UMKM Desa Penyangga ‘Naik Kelas’ dan Tumbuh Bersama Perkembangan The Mandalika

12 Juni 2026
Logika yang Terbalik : Catatan Zainal Arifin atas Kas Dompu yang Menipis

Logika yang Terbalik : Catatan Zainal Arifin atas Kas Dompu yang Menipis

12 Juni 2026
Menghitung Mundur di Kas Pemkab Dompu : Kolaps yang Terus Ditunda

Menghitung Mundur di Kas Pemkab Dompu : Kolaps yang Terus Ditunda

12 Juni 2026
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Tajuk
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Berita Lainnya
    • Pembangunan
    • Parlementaria
    • Peristiwa
    • Investigasi
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Humaniora
    • Teknologi
  • Informasi Lainnya
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan
    • Tentang
    • Redaksi
    • Kontak
  • Login

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist