ADVERTISEMENT
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak
Selasa, 25 Agustus 2026
  • Login
TOFO NEWS
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Tajuk
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • Opini
  • Lainnya
    • Parlementaria
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Humaniora
    • Teknologi
No Result
View All Result
TOFO NEWS
No Result
View All Result
Home Tajuk

Harga Sebuah Bangku, Skandal Sunyi di Balik Seleksi PTN

admintofo by admintofo
23 April 2026
in Tajuk
0
Harga Sebuah Bangku, Skandal Sunyi di Balik Seleksi PTN

DOMPU – Sudah menjadi rahasia yang kian benderang bahwa kursi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tak lagi sekadar urusan adu otak, melainkan adu dompet.

Dalam tiga tahun terakhir, percakapan di ruang tamu hingga grup percakapan warga tak lagi melulu soal prestasi akademik anak, melainkan besaran “uang pangkal” tak resmi yang harus disiapkan. Angkanya pun bukan lagi sekadar pemanis, melainkan sudah di taraf yang tidak masuk akal bagi nalar keadilan, Rp30 juta hingga setengah miliar rupiah.

Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran syahwat pasar. Jika dahulu Fakultas Kedokteran adalah satu-satunya “tambang emas” bagi oknum pemain di kampus, kini Teknik Informatika menyusul sebagai primadona baru.

Dengan banderol Rp200 juta hingga Rp500 juta, kursi TI kini diperjualbelikan bak komoditas mewah. Alasan orang tua pun pragmatis: investasi masa depan di era digital.

Namun, di balik angka-angka fantastis itu, kita sedang mempertaruhkan sesuatu yang jauh lebih berharga dari sekadar uang: integritas generasi masa depan.

Ketika seorang mahasiswa masuk ke universitas melalui pintu belakang yang dikawal oleh oknum pemain, mereka sedang mempelajari satu pelajaran pertama yang paling merusak: bahwa keadilan bisa dibeli.

Kita sedang mendidik calon pemimpin, birokrat, dan profesional untuk menjadi pribadi yang pragmatis, yang kelak saat bekerja hanya akan berpikir bagaimana mengembalikan “modal” yang telah dikeluarkan orang tua mereka. Inilah akar dari lahirnya generasi yang tuna empati, generasi yang mengejar target materi dengan menabrak nilai-nilai etika.

Benarkah ada oknum pemain di dalam Kampus ? Sulit untuk menampik fakta ini ketika celah seleksi jalur mandiri masih menyisakan ruang gelap yang minim transparansi. Selama kriteria kelulusan jalur mandiri bersifat subjektif dan tidak akuntabel, selama itu pula universitas negeri akan tetap menjadi pasar gelap bagi mereka yang punya kuasa uang.

Negara tidak boleh diam melihat institusi pendidikan tinggi bertransformasi menjadi korporasi pemburu rente. Jika jalur masuk ke kampus saja sudah dicemari oleh praktik lancung, maka jangan berharap dari sana akan lahir pejuang keadilan atau inovator yang berhati nurani.  (Redaksi)

 20,620 total views,  2 views today

admintofo

admintofo

Artikel Sejenis

Menghitung Mundur di Kas Pemkab Dompu : Kolaps yang Terus Ditunda
Tajuk

Saatnya Plt Kepala Dinas di Kabupaten Dompu Didefinitifkan

19 Agustus 2026
Prof. DR. Ryaas Rasyid : Pemangkasan TKD, Daerah Terancam Lumpuh
Tajuk

Prof. DR. Ryaas Rasyid : Pemangkasan TKD, Daerah Terancam Lumpuh

17 Agustus 2026
Saatnya Laut Jadi Potensi Fiskal, Bukan Saja Sebagai Potensi Wisata
Tajuk

Saatnya Laut Jadi Potensi Fiskal, Bukan Saja Sebagai Potensi Wisata

20 Juni 2026
Tiap Musim Tanam Bawang, Kebutuhan LPG 3 Kg di Dompu Melonjak
Tajuk

Tiap Musim Tanam Bawang, Kebutuhan LPG 3 Kg di Dompu Melonjak

10 Juni 2026
Pemkab Dompu 12 Kali Berturut Raih WTP, 13 Aset Cuma Disewakan Rp 500 Ribu Sebulan
Tajuk

PDAM Sakit, Perusda Bermasalah, LKPD Kabupaten Dompu Raih WTP ?

2 Juni 2026
Pemkab Dompu 12 Kali Berturut Raih WTP, 13 Aset Cuma Disewakan Rp 500 Ribu Sebulan
Tajuk

Pemkab Dompu 12 Kali Berturut Raih WTP, 13 Aset Cuma Disewakan Rp 500 Ribu Sebulan

26 Mei 2026

Berita Terbaru

Menelusuri Uang Rp 2,6 Milyar di Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Mataram

Menelusuri Uang Rp 2,6 Milyar di Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Mataram

24 Agustus 2026
Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako

Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako

24 Agustus 2026
Iqbal dan Mori Tersandung TMS, Musprov KONI NTB Diuji Jelang PON 2028

Iqbal dan Mori Tersandung TMS, Musprov KONI NTB Diuji Jelang PON 2028

21 Agustus 2026
KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Hari Kemerdekaan Bagi Pahlawan Devisa

KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Hari Kemerdekaan Bagi Pahlawan Devisa

20 Agustus 2026
  • Home
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kontak

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Tajuk
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Berita Lainnya
    • Pembangunan
    • Parlementaria
    • Peristiwa
    • Investigasi
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Humaniora
    • Teknologi
  • Informasi Lainnya
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan
    • Tentang
    • Redaksi
    • Kontak
  • Login

Copyright © 2024 tofo-news.com
Developed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist