Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu sejatinya menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Namun, seiring waktu, realitas di lapangan menunjukkan kondisi yang semakin memprihatinkan. Lokasi yang kian sempit, ditambah tekanan kebutuhan layanan yang terus meningkat, membuat rumah sakit ini tidak lagi ideal untuk menjalankan fungsinya secara optimal.
Keterbatasan lahan bukan sekadar persoalan teknis. Ia berdampak langsung pada kualitas layanan kesehatan. Ruang rawat yang terbatas, area parkir yang semrawut, hingga sulitnya pengembangan fasilitas medis modern menjadi konsekuensi nyata. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi menurunkan standar pelayanan yang seharusnya terus ditingkatkan.
Lebih dari itu, persoalan yang tak kalah serius adalah dampak lingkungan, khususnya terkait pengelolaan sampah farmasi dan limbah medis. Warga yang tinggal di sekitar lingkar RSUD menghadapi risiko nyata dari paparan limbah berbahaya. Jika tidak dikelola secara maksimal, limbah ini dapat mencemari tanah, air, bahkan udara—yang pada akhirnya mengancam kesehatan masyarakat sekitar.
Situasi ini menempatkan pemerintah daerah pada titik krusial: bertahan dengan kondisi yang semakin tidak layak, atau mengambil langkah berani dengan merelokasi RSUD ke lokasi yang lebih representatif. Relokasi bukan semata soal memindahkan bangunan, tetapi investasi jangka panjang bagi keselamatan dan kualitas hidup masyarakat Dompu.
Tentu, relokasi membutuhkan perencanaan matang, anggaran besar, serta komitmen politik yang kuat. Namun, menunda hanya akan memperbesar risiko dan kerugian di masa depan. Pemerintah daerah harus mulai menyusun peta jalan yang jelas—mulai dari studi kelayakan, penentuan lokasi strategis, hingga skema pembiayaan yang realistis.
Pelayanan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. RSUD Dompu harus mampu menjawab kebutuhan itu dengan fasilitas yang layak, lingkungan yang aman, dan sistem pengelolaan yang berkelanjutan. Relokasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak yang tidak boleh diabaikan. (redaksi)
17,795 total views, 4 views today










