DOMPU – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, resmi mengukuhkan sekaligus memberikan pembinaan kepada 42 Kepala Sekolah (Kepsek) jenjang TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Dompu. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Pendopo Bupati pada Selasa (13/5/2026).

Momen ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Dompu. Pasalnya, ini merupakan pelantikan kepala sekolah perdana yang dipimpin langsung oleh Bambang Firdaus sejak dirinya resmi menjabat sebagai Bupati setahun silam.

Tegaskan Integritas dan Tanggung Jawab
Dalam sambutannya, Bupati Bambang menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukanlah sebuah “hadiah” untuk dibanggakan secara berlebihan, melainkan tanggung jawab besar yang menuntut integritas tinggi.
“Jabatan ini bukanlah hadiah, melainkan amanah berat dan tanggung jawab moral yang harus diemban dengan sungguh-sungguh. Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh kehati-hatian karena ini adalah amanah negara,” tegas Bambang di hadapan para undangan.
Soroti Literasi Siswa: Berikan Ultimatum
Bupati juga memberikan perhatian serius terhadap tantangan pendidikan di Bumi Nggahi Rawi Pahu. Ia menyoroti fenomena rendahnya kemampuan literasi dasar, di mana masih ditemukan siswa kelas 5 dan 6 SD yang belum lancar membaca.
Sebagai bentuk keseriusan, Bupati memberikan ultimatum akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan uji petik kemampuan siswa di ruang-ruang kelas.
“Jika nanti saya turun ke sekolah dan masih ditemukan siswa yang belum bisa membaca, maka itu menjadi tanggung jawab penuh pengelola sekolah,” imbuhnya.
Pendidikan Karakter dan Kasih Sayang
Lebih lanjut, Bambang menekankan bahwa orientasi pendidikan tidak boleh terjebak pada aspek formalitas fisik dan materi semata. Ia mendorong para pendidik untuk mengedepankan pembentukan akhlak, nilai agama, dan karakter siswa.
Ia berharap sekolah dapat bertransformasi menjadi “rumah kedua” yang nyaman bagi anak-anak melalui pendekatan yang humanis dan penuh kasih sayang.
“Mengajarlah dengan hati, bukan sekadar memberi pelajaran. Kepala sekolah dan guru harus menjadi teladan nyata. Cara paling efektif untuk mengajar adalah dengan memberikan contoh langsung,” pungkasnya. (Idin)
1,801 total views, 207 views today










